Surat Al-Hijr Ayat 21

وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَآئِنُهُۥ وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٍ مَّعْلُومٍ

Arab-Latin: Wa im min syai`in illā 'indanā khazā`inuhụ wa mā nunazziluhū illā biqadarim ma'lụm

Artinya: Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.

« Al-Hijr 20Al-Hijr 22 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Hikmah Menarik Terkait Surat Al-Hijr Ayat 21

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Hijr Ayat 21 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam hikmah menarik dari ayat ini. Ditemukan aneka ragam penafsiran dari beragam ahli tafsir terkait isi surat Al-Hijr ayat 21, antara lain seperti berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan tidaklah ada sesuatu yang bermanfaat bagi hamba-hamba kecuali di sisi kami tempat penyimpanan perbendaharaannya dari seluruh jenisnya, dan kami tidak menurunkannya kecuali dengan ukuran yang telah ditentukan sebagaimana kami kehendaki dan kami inginkan. jadi tempat perbendaharaan itu adalah di tangan Allah Dia memberikannya kepada siapa saja yang dikehendakiNya dan menghalangi darinya siapasaja yang dikehendakiNya, sesuai dengan rahmarNya yang luas dan hikmahNya yang luhur.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

21. Tidak ada sesuatu yang bermanfaat bagi manusia dan hewan-hewan kecuali Kami berkuasa mengadakannya dan membuat manusia memanfaatkannya. Kami tidak mengadakan apa yang Kami adakan dari semua itu kecuali dengan kadar yang ditentukan sesuai dengan tuntutan hikmah dan kehendak Kami.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

21. وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَآئِنُهُۥ (Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya)
Yakni segala kekayaan berada dalam kekuasaan dan kepemilikan Allah, Allah menjadikannya dari keadaan tidak ada menjadi ada sesuai dengan takaran yang Dia kehendaki.

وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٍ مَّعْلُومٍ(dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu)
Yakni Kami menurunkan atau menciptakannya dari langit ke bumi bagi para makhluk sesuai dengan kebutuhan makhluk-makhluk itu.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

21. Tidak ada sesuatupun, baik itu rizki atau kemanfaatan melainkan itu semua dari sisi Kami-lah gudang rizki. Kami Maha Kuasa menurunkan dan mengadakannya dari ketidakadaan. Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu, sesuai kebutuhan para hamba dan kesesuaian hikmah yang diturunkan.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Tidak ada sesuatu pun} tidak ada sesuatu {melainkan di sisi Kamilah perbendaharaannya dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu} tertentu sesuai ketentuannya


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

21. maksudnya, seluruh rizki dan macam macam takdir, tidak ada seorangpun yang mengendalikannya kecuali Allah. perbendaharaan kekayaan ada di tanganNya, Allah memberi kepada orang yang dikehendaki dan menahan (rizki) dari orang yang dikehendakiNya, tergantung pada sifat hikmah dan rahmatNya yang luas. ”dan kami tidak menurunkannya” yaitu seluruh perkara yang telah ditetapkan, misalnya hujan dan lainnya, ”melainkan dengan ukuran tertentu” sehingga tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan Allah dan tidak pula menyusut darinya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 21-25
Allah SWT memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang memiliki segala sesuatu, dan bahwa segala sesuatu itu mudah dan tidak ringan bagiNya. Di sisiNya perbendaharaan segala sesuatu dari segala jenis hal (dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu) yaitu menurut apa yang DIa kehendaki dan dan inginkan, dan karena dalam hal itu ada hikmah yang jelas dan rahmat bagi hamba-hambaNya, bukan sebagai suatu kewajiban, bahkan Dia menetapkan atas DzatNya rahmat.
Firman Allah SWT: (Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan)) yaitu mengisi awan, sehingga bisa mengucurkan air, serta mengawinkan tumbuh-tumbuhan, sehingga terbuka daun-daunnya dan mayang bunganya. Disebutkan dalam bentuk jamak agar bisa menyubrukannya, berbeda dengan angin yang kering, maka disebutkan dalam bentuk mufrad, dan disifati dengan kata “'aqim” yaitu tidak menyuburkan. karena tidak menghasilkan sesuatu melainkan hanya dua hal atau lebih.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud tentang firmanNya: (Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan)) dia berkata angin itu dikirimkan, maka membawa air dari langit, kemudian menggerakkan awan sehingga awan itu menjatuhkan hujan sebagaimana air susu keluar.
Firman Allah: (lalu Kami beri minum kalian dengan air itu) yaitu, Kami menurunkannya kepada kalian dalam keadaan tawar sehingga kalian bisa meminumnya. Seandainya Kami menghendaki, maka Kami menjadikannya asin, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain dalam surah Al-Waqi'ah, yaitu firman Allah SWT: (Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kalian minum (68) Kaliankah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan? (69) Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan air itu asin, maka mengapakah kalian tidak bersyukur? (70)) (Surah Al-Waqi'ah) dan (Dialah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kalian, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kalian menggembalakan ternak kalian (10)) (Surah An-Nahl)
Terkait firman Allah: (dan sekali-kali bukanlah kalian yang menyimpannya) Sufyan Ats-Tsauri berkata yaitu mencegahnya. Bisa juga bahwa yang dimaksud adalah dan kalian bukanlah orang-orang yang memeliharanya, tetapi Kamilah yang menurunkan dan memeliharanya untuk kalian, lalu Kami menjadikannya mata air dan sumber air di bumi. Seandainya Allah SWT menghendaki, maka Dia mengeringkan dan melenyapkannya. Tetapi karena rahmatNya, Dia menurunkan dan menjadikannya tawar, lalu Dia memeliharanya di dalam mata air-, sumur-sumur, sungai-sungai dan tempat lainnya, agar mencukupi mereka selama satu tahun agar mereka bisa meminumnya, memberi minum hewan ternak mereka, dan mengairi tanaman dan buah-buahan mereka.
Firman Allah: (Dan sesungguhnya benar-benar Kamilah yang menghidupkan dan mematikan) Pemberitahuan tentang kekuasaanNya dalam memulai penciptaan dan mengulanginya, dan bahwa Dia adalah Dat yang menghidupkan makhluk dari tidak ada, kemudian Dia mematikan mereka, lalu Dia membangkitkan mereka semua pada hari perhimpunan. Allah memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang mewariskan bumi dan makhluk yang ada padanya, dan hanya kepadaNyalah mereka kembali. Kemudian Allah berfirman seraya memberitahukan tentang kesempurnaan ilmuNya tentang mereka, dari awal hingga yang akhir mereka. Maka Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kalian)
Ibnu Abbas berkata, bahwa orang-orang yang terdahulu adalah semua orang yang telah binasa sejak nabi Adam. dan orang-orang yang kemudian adalah orang-orang yang masih hidup dan orang-orang yang akan ada nanti sampai hari kiamat. Hal yang serupa diriwayatkan dari Ikrimah, Mujahid, Adh-Dhahhak, Qatadah, Muhammad bin Ka'b, Asy-Sya'bi, dan lainnya. Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir.


📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi

Makna kata:
(وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٖ مَّعۡلُومٖ) wa maa nunazziluhuu illaa biqadarimma’luum : “dan tidaklah Kami menurunkannya kecuali dengan batas yang telah diketahui.” Yaitu hujan.

Makna ayat:
Firman-Nya (وَإِن مِّن شَيۡءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَآئِنُهُۥ ) “Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya, Kami tidak menurunkannya kecuali dengan ukuran tertentu.” Tidak ada sesuatupun yang bermanfaat bagi manusia, yang dibutuhkan oleh mereka untuk kelangsungan hidup mereka, kecuali Allah lah pemiliknya seperti, hujan, namun Dia menurunkannya sesuai dengan kadar yang ditentukan sesuai kebutuhan dan maslahat makhluk, seperti firman-Nya : (بيده الخير وهو على كل شيئ قدير), firman-Nya (۞وَلَوۡ بَسَطَ ٱللَّهُ ٱلرِّزۡقَ لِعِبَادِهِۦ لَبَغَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَٰكِن يُنَزِّلُ بِقَدَرٖ مَّا يَشَآءُۚ إِنَّهُۥ بِعِبَادِهِۦ خَبِيرُۢ بَصِيرٞ ).


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Hijr ayat 21: Termasuk rezeki.

Semuanya milik Allah, di Tangan-Nya perbendaharaan-perbendaharaannya, Dia memberi kepada siapa yang Dia kehendaki dan menghalangi siapa yang Dia kehendaki sesuai hikmah-Nya dan rahmat-Nya yang luas.

Termasuk pula hujan.

Sesuai yang ditentukan Allah, tidak lebih dan tidak kurang.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Hijr Ayat 21

Dan tidak ada sesuatu pun dari makhluk ciptaan Allah di langit dan bumi melainkan pada sisi kamilah khazanahnya. Kami yang menguasai, mengatur, dan membagi rezekinya sesuai kehendak dan ketentuan kami. Kami tidak menurunkannya kepada mereka melainkan dengan ukuran tertentu, yakni sesuai kondisi, kebutuhan, dan keadaan mereka masing-masing. Dan hal lain yang membuktikan kekuasaan kami adalah bahwa kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan butir-butir awan dan dari hasil perkawinan itu, kami turunkan hujan dari langit, lalu kami beri minum kamu sekalian, tumbuh-tumbuhan, dan hewan dengan air itu, dan bukanlah kamu, melainkan kami-lah, yang menyimpan dan menguasainya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah pelbagai penafsiran dari kalangan ulama terhadap kandungan dan arti surat Al-Hijr ayat 21 (arab-latin dan artinya), moga-moga membawa faidah untuk kita. Dukung kemajuan kami dengan mencantumkan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Link Paling Banyak Dicari

Kaji banyak topik yang paling banyak dicari, seperti surat/ayat: Al-Fatihah 6, ‘Abasa, Luqman 13, Dua (2) Terakhir al-Baqarah, Al-Lail, Al-Baqarah 285-286. Serta Al-Hujurat 10, An-Naas, Al-Ma’idah 32, At-Taubah 40, Maryam, Yasin 9.

  1. Al-Fatihah 6
  2. ‘Abasa
  3. Luqman 13
  4. Dua (2) Terakhir al-Baqarah
  5. Al-Lail
  6. Al-Baqarah 285-286
  7. Al-Hujurat 10
  8. An-Naas
  9. Al-Ma’idah 32
  10. At-Taubah 40
  11. Maryam
  12. Yasin 9

Pencarian: surah yusuf ayat 87, waqiah full, surat yasin ayat 87, surah imran, arti wakafa billahi syahida

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: