Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Yunus Ayat 6

إِنَّ فِي اخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَّقُونَ

Arab-Latin: Inna fikhtilāfil-laili wan-nahāri wa mā khalaqallāhu fis-samāwāti wal-arḍi la`āyātil liqaumiy yattaqụn

Terjemah Arti: Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Sesungguhnya pada pergantian malam dan siang dan segala yang Allah ciptakan di langit dan dibumi, berupa ciptaan-ciptaan yang luar biasa serta apa yang ada pada ciptaan itu berupa pesona dan kerapian benar-benar merupakan bukti-bukti petunjuk dan hujjah-hujjah yang jelas bagi orang yang takut akan hukuman Allah, kemurkaan dan siksaanNya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

6. Sesungguhnya pada pergantian malam dan siang, kondisi gelap dan terang yang menyertainya, pendek dan panjangnya, dan segenap makhluk yang ada di langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda yang menunjukkan kekuasaan Allah bagi orang-orang yang takut kepada Allah dengan cara menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

6. إِنَّ فِى اخْتِلٰفِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ (Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang)
Tafsir dari kalimat ini telah disebutkan pada surat al-Baqarah: 164.

لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَّقُونَ (benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa)
Yang jeli dalam melihat dan mentafakkuri ciptaan-ciptaan Allah agar tidak jatuh dalam pemahaman yang tidak sesuai dengan yang dikehendaki oleh Allah, dan melihat kesudahan mereka di akhirat.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

6. Sesungguhnya dalam pergantian malam dan siang yang panjang dan pendek, perputaran keduanya yang terjadi secara rinci, serta ciptaan Allah di langit dan bumi itu ada tanda-tanda yang menunjukan pada eksistensi, kekuasaan dan keesaan Allah bagi kaum yang takut melanggar sunah-sunah Allah yang bersifat kauniyyah maupun syar’iyyah

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Dengan datang kemudian pergi, bertambah dan berkurang.

Seperti malaikat, matahari, bulan, bintang-bintang, dsb.

Seperti manusia dan hewan, gunung, laut, sungai, pepohonan, dsb.

Disebutkan secara khusus mereka, karena merekalah yang dapat mengambil manfaat daripadanya. Dalam ayat ini terdapat anjuran dan dorongan untuk memikirkan makhluk-makhluk Allah dan melihat dengan mata dengan maksud mengambil pelajaran. Dengan inilah bashirah (mata hati) terbuka, iman dan akal bertambah, dan bakatnya menguat, sebaliknya jika hal tersebut (berpikir) diremehkan, maka ia sama saja meremehkan perintah Allah, menutup bertambahnya iman dan membuat kaku pikiran serta bakat.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Sesungguhnya pada pergantian malam dan siang dan pada benda apa saja yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, yakni benda cair maupun padat, semilirnya angin maupun dahsyatnya petir dan halilintar, pasti terdapat tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yang bertakwa, yakni orang yang berha-ti-hati agar tidak terjerumus ke dalam kesesatan supaya terhindar dari siksa Allah akibat kesesatan tersebut. Meskipun bukti kebesaran dan kekuasaan Allah telah terbentang luas di alam raya sebagaimana dijelaskan dalam ayat-ayat sebelumnya, namun masih ada sebagian manusia yang tidak percaya dan mengingkari adanya Allah. Mereka merasa puas dengan kehidupan dunia. Allah menegaskan bahwa sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan kami di hari akhirat nanti dengan adanya pahala bagi yang beramal saleh dan siksa bagi yang durhaka, dan mereka merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu, sehingga tidak pernah berbuat untuk kehidupan akhirat, padahal kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal, dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat kami, yakni tidak menghiraukan petunjuk yang ada di dalam Al-Qur'an dan tidak sedikit pun mengambil pelajaran dari tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah di alam semesta.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Yunus Ayat 7 Arab-Latin, Surat Yunus Ayat 8 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Yunus Ayat 9, Terjemahan Tafsir Surat Yunus Ayat 10, Isi Kandungan Surat Yunus Ayat 11, Makna Surat Yunus Ayat 12

Category: Surat Yunus

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!