Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-A’raf Ayat 42

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Arab-Latin: Wallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti lā nukallifu nafsan illā wus'ahā ulā`ika aṣ-ḥābul-jannah, hum fīhā khālidụn

Terjemah Arti: Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan melakukan amal-amal shalih sesuai dengan batasan kemampuan mereka, dan Allah tidak memikulkan beban pada seseorang dari amal-amalan, kecuali apa yang sanggup dikerjakannya. Mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka tinggal di dalamnya selama-lamanya, tidak akan keluar darinya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

42. Sedangkan orang-orang yang beriman kepada Rabb mereka dan mengerjakan amal saleh menurut kemampuan mereka (dan Allah memang tidak memberikan beban kepada seseorang di atas kemampuannya) adalah penghuni Surga yang akan masuk dan tinggal di dalamnya untuk selama-lamanya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

42. لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَآ (Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya)
Yakni Kami membebani hamba-hamba yang berada dalam batas kemampuan dan kekuasaannya, dan tidak membebani mereka apa yang tidak mereka mampu.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

42. Dan semua orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya, dan beramal shalih sesuai kemampuannya dengan mengerjakan perintah dan menjauhi larangan. Kami tidak membebani suatu jiwa dengan untuk beribadah dan taat kecuali sesuai kapasitasnya. Hanya mereka itulah para penghuni surga, bukan selainnya. Mereka tinggal di dalamnya selamanya.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Dengan hatinya.

Dengan anggota badannya, yakni mereka menggabung antara beriman dan beramal; antara amalan yang nampak maupun yang tersembunyi. Amal saleh ini mencakup yang wajib maupun yang sunat.

Di antara amal saleh ada amal yang tidak disangupi hamba, maka Allah Subhaanahu wa Ta'aala tidak membebankan perkara yang tidak disanggupi tersebut. Dalam keadaan seperti ini, seorang hamba mesti bertakwa kepada Allah sesuai kemampuannya, oleh karenanya tidaklah wajib suatu perbuatan ketika tidak mampu dilaksanakan dan tidaklah haram ketika darurat.

Mereka tidak akan dipindahkan daripadanya, dan lagi mereka tidak akan meminta untuk pindah.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Pada ayat ini, Allah menerangkan tentang amal saleh serta ganjaran bagi orang yang melakukannya. Dan adapun orang-orang yang beriman, membenarkan Allah dan rasul-Nya, meyakini kebenaran wahyu yang dibawa oleh nabi Muhammad, serta mengerjakan kebajikan dengan begitu ringannya dan tidak merasa terbebani, karena kami sedikit pun tidak akan membebani seseorang untuk melakukan perintah dan menjauhi larangan melainkan menurut kadar kesanggupannya. Mereka, yaitu orang-orang yang beriman dan membuktikan keimanannya dengan melakukan amal kebajikan tanpa merasa terbebani, itulah penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. Berbeda dengan penghuni neraka yang saling mengutuk, penghuni surga hidup dengan hati yang bersih seperti digambarkan pada ayat ini. Dan kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka. Kemudian termasuk kesempurnaan nikmat yang mereka peroleh di surga adalah tempat tinggal yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Dan ketika hendak memasuki surga, mereka, penduduk surga, berkata, segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami untuk beramal saleh di dunia dan teguh untuk memegang ajaran-Nya sehingga kami mendapatkan nikmat masuk ke dalam surga ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk untuk menempuh jalan yang lurus ini sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sesungguhnya rasul-rasul tuhan kami telah datang membawa kebenaran, yakni dengan membawa berita gembira bagi yang senantiasa mengikuti perintahnya, dan peringatan bagi orang yang menentangnya. Kini di surga kami menemukan dalam bentuk nyata apa yang mereka sampaikan itu. Dengan penuh penghormatan diserukan kepada mereka, wahai orang yang bertakwa, itulah surga yang telah diwariskan kepadamu, karena apa, yakni amal saleh, yang telah kamu kerjakan.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-A’raf Ayat 43 Arab-Latin, Surat Al-A’raf Ayat 44 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-A’raf Ayat 45, Terjemahan Tafsir Surat Al-A’raf Ayat 46, Isi Kandungan Surat Al-A’raf Ayat 47, Makna Surat Al-A’raf Ayat 48

Category: Surat Al-A'raf

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!