Surat Al-An’am Ayat 159

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

إِنَّ ٱلَّذِينَ فَرَّقُوا۟ دِينَهُمْ وَكَانُوا۟ شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِى شَىْءٍ ۚ إِنَّمَآ أَمْرُهُمْ إِلَى ٱللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ

Arab-Latin: Innallażīna farraqụ dīnahum wa kānụ syiya'al lasta min-hum fī syaī`, innamā amruhum ilallāhi ṡumma yunabbi`uhum bimā kānụ yaf'alụn

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

« Al-An'am 158Al-An'am 160 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Tafsir Mendalam Berkaitan Surat Al-An’am Ayat 159

Paragraf di atas merupakan Surat Al-An’am Ayat 159 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada bermacam tafsir mendalam dari ayat ini. Didapatkan bermacam penjelasan dari banyak mufassir terkait makna surat Al-An’am ayat 159, sebagiannya sebagaimana terlampir:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama mereka setelah sebelumnya berkumpul diatas tauhidullah dan mengamalkan syariatNya, lalu mereka berbagi-bagi ke dalam golongan-golongan dan kelompok-kelompok, sesungguhnya engkau (wahai rasul) berlepas diri dari mereka. Urusan mereka hanyalah tergantung pada Allah , kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka tentang perbuatan-perbuatan yang telah mereka perbuat lalu memberikan balasan orang-orang yang bertaubat diantara mereka dan berbuat baik atas kebaikan mereka dan menghukum orang-orang yang berbuat buruk atas keburukan-keburukan mereka.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

159. Allah mengancam orang-orang yang membuat perpecahan dan perselisihan dalam agama, dan memerintahkan nabi untuk berlepas diri dari mereka dan dari amal perbuatan mereka, serta menekankan bahwa Dia yang akan memberi balasan dan siksaan bagi mereka. Kemudian Allah menyampaikan kepada mereka kemaksiatan kemaksiatan yang telah mereka lakukan.


Ibnu 'Asyur berkata: ketika terdapat perintah untuk berlepas diri dari mereka, maka ini akan menimbulkan pertanyaan dari seseorang: "Apakah Rasulullah harus bertanggung jawab untuk membalas mereka atas amal buruk yang telah mereka lakukan?" Oleh sebab itu ayat ini dilanjutkan dengan firman-Nya: (at-Tahrir wa at-Tanwir: 7/143)


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

159. Sesungguhnya orang-orang yang membuat agama mereka terpecah belah, yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani yang mengambil sebagian agamanya dan mengabaikan sebagian yang lain, dan mereka terpecah belah menjadi kelompok-kelompok yang berselisih paham itu sama sekali bukan golonganmu, wahai Rasul. Kamu sama sekali tidak bertanggung jawab atas kesesatan mereka. Tugasmu hanyalah memberikan peringatan kepada mereka. Maka urusan mereka diserahkan kepada Allah. Kemudian pada hari Kiamat kelak Allah akan memberitahukan kepada mereka perihal apa yang telah mereka perbuat di dunia. Lalu Dia akan memberikan balasan yang setimpal kepada mereka.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

159. إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا۟ دِينَهُمْ (Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya)
Yakni menjadikan agama mereka terbagi-bagi dengan menerima sebagiannya dan menolak sebagian lainnya. Dan yang dimaksud adalah orang-orang Yahudi, Nasrani, dan musyrikin; sebagian mereka menyembah berhala dan sebagian lainnya menyembah malaikat, dan termasuk juga dalam ayat ini orang-orang yang membuat bid’ah dan mendatangkan apa yang tidak diperintahkan Allah.

شِيَعًا (dan mereka menjadi bergolongan)
Yakni menjadi kelompok-kelompok dan golongan-golongan. Dan ini berlaku bagi setiap kaum yang dulunya bersatu padu dalam urusan agama mereka, kemudian setiap kelompok dari mereka mengikuti pendapat dari pembesar mereka yang menyelisihi dan menjauhi kebenaran.

لَّسْتَ مِنْهُمْ فِى شَىْءٍ ۚ( tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka)
Yakni kamu tidak bertanggungjawab atas bid’ah dan perpecahan mereka, karena tugasmu hanyalah menyampaikan.

إِنَّمَآ أَمْرُهُمْ إِلَى اللهِ(Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah)
Allah akan membalas mereka dengan apa yang Dia kehendaki.

ثُمَّ (kemudian)
Yakni di hari kiamat nanti.

يُنَبِّئُهُم (Allah akan memberitahukan kepada mereka)
Yakni mengabarkan kepada mereka.

بِمَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ (apa yang telah mereka perbuat)
Yakni perbuatan-perbuatan mereka yang melanggar apa yang disyariatkan Allah dan diwajibkan-Nya atas mereka.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

159 Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan. Mereka mengambil teman sebagian orang dan meninggalkan yang lain, mereka adalah Yahudi dan Nasrani, serta orang-orang musyrik dan orang-orang yang membuat pembaruan dalam hal agama. Mereka menjadi berkelompok-kelompok. Jangan pedulikan mereka, engkau tidak ada tanggung jawab kepada mereka. Sesungguhnya perhitungan dan pembalasan atas perbuatan mereka adalah mutlak dari Allah. kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat di dunia, kemudian Allah memberi balasan atas perbuatan mereka.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama mereka} menjadikan agama mereka terpecah belah, sehingga mereka mendekati sebagian dan meninggalkan sebagian lainnya {dan mereka menjadi dalam golongan-golongan} dalam golongan-golongan yang berbeda {sedikit pun kamu tidak bertanggung jawab terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanya kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

159. Allah mengancam orang-orang yang memecah-belah agamanya sehingga mereka telah terpecah belah di dalamnya, masing-masing orang mengambil nama yang tidak berguna baginya dalam agamanya seperti Yahudi, Nasrani, dan Majusi, atau imannya tidak sempurna dengannya seperti dengan cara mengambil sesuatu dari syariat dan menjadikannya sebagai agamanya dan meninggalkan yang semisal dengannya atau yang lebih utama darinya sebagaimana yang dilakukan oleh pemecah-belah umat dari kalangan ahli bid’ah dan kesesatan yang memecah belah belah umat. Ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa agama memerintahkan kepada kesatuan dan persatuan, dan melarang perpecahan dan perselisihan dalam agama dan persoalan-persoalan prinsip maupun cabang. Agama memerintahkan untuk melepaskan diri dari orang-orang yang memecah-belah umatnya.
Dia berfirman, “Tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka.” Maksudnya, kamu tidak termasuk mereka dan mereka tidak termasuk kamu, karena mereka menyelisihi dan menentangmu. “Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah.” Mereka kembali kepadaNya dan Dia membalas mereka sesuai dengan amal mereka.
“Kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.”


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Mujahid, Qatadah, Adh-Dhahhak, dan As-Suddi berkata,”Ayat ini diturunkan tentang orang-orang Yahudi dan Nasrani.
Firman Allah SWT: (Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat) seperti firmanNya: (Sesungguhnya orang-orang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Sabi , orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi, dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu (17))(Surah Al-Hajj) Kemudian Allah menjelaskan tentang kelembutanNya dalam keputusan dan keadilanNya pada hari kiamat. Lalu Allah SWT berfirman:


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-An’am ayat 159: Dengan berselisih di dalamnya, di mana masing-masing mengambil nama-nama yang sesungguhnya tidak bermanfaat apa-apa bagi agamanya seperti Yahudi, Nasrani dan Majusi, atau tidak menyempurnakan imannya, seperti mengambil sesuatu dari syari’at dan menjadikan agamanya, namun dia tinggalkan yang lain yang semisalnya atau yang lebih tinggi daripadanya dalam syari’at ini sebagaimana keadaan Ahli bid’ah. Ayat ini menunjukkan bahwa agama memerintahkan bersatu padu dan melarang berpecah belah dalam agama, baik dalam masalah ushul (dasar agama) maupun furu’ (cabang).

Yakni golongan yang amat fanatik kepada pemimpin-pemimpinnya. Dalam sebuah qira’at dibaca “Faaraquu” yakni meninggalkan agama yang mereka diperintahkan untuk menjalankannya, seperti orang-orang Yahudi dan Nasrani.

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan Rasul-Nya untuk berlepas diri dari orang-orang yang memecah belah agamanya.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-An’am Ayat 159

Penjelasan tentang nasib orang kafir pada hari kiamat yang terdapat pada ayat di atas dilanjutkan dengan penjelasan tentang ada kelompokkelompok sesat pada ayat ini. Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya'padahal agama pada awalnya hanya satu, yaitu agama tauhid, sebagaimana sabda nabi , kami, para nabi, bagaikan anakanak satu ayah dari ibu yang berbeda, agama kami satu. 'dan mereka menjadi terpecah dalam golongan-golongan dengan mengikuti hawa nafsunya sendiri-sendiri, sesuai dengan kepentingan masing-masing di mana setiap golongan berbangga dengan golongannya sendiri, sedikit pun bukan tanggung jawabmu, wahai nabi Muhammad, atas mereka. Kamu telah melaksanakan tugas kerasulanmu, sementara mereka memilih jalan kekafiran. Hati mereka telah terkunci untuk menerima kebenaran. Sesungguhnya urusan mereka terserah kepada Allah. Allah yang akan memutuskan nasib mereka, maka janganlah kamu bersedih atas kekafiran mereka. Kemudian dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat. Tentang dosa-dosa mereka dan balasan terhadap mereka pada hari kiamat nanti. Berkaitan dengan hari pembalasan, Allah menjelaskan tentang anugerah-Nya yang agung terhadap orang mukmin yang berbuat baik. Barang siapa berbuat kebaikan, walaupun sedikit, akan men-dapat balasan sepuluh kali lipat, bahkan bisa lebih dari itu sampai tujuh ratus kali lipat dari amalnya, karena Allah mahakaya. Hal itu jika amal baik tersebut disertai dengan keikhlasan dan sesuai dengan aturan agama islam. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya sebagai bentuk keadilan Allah. Mereka sedikit pun tidak dirugikan atau dizalimi. Allah tidak akan berbuat zalim sedikit pun terhadap hambahamba-Nya, seperti mengurangi pahala atau menambahkan dosa yang tidak diperbuat. Dialah yang maha pemurah, maha penyayang.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikianlah variasi penafsiran dari beragam mufassirin berkaitan kandungan dan arti surat Al-An’am ayat 159 (arab-latin dan artinya), semoga memberi kebaikan untuk ummat. Support perjuangan kami dengan memberi link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Cukup Banyak Dikaji

Terdapat ratusan topik yang cukup banyak dikaji, seperti surat/ayat: Juz al-Qur’an, Al-‘Adiyat, Al-Insyirah 5-6, Al-Baqarah 153, Luqman 14, Ali Imran 190-191. Ada juga Al-An’am, Ar-Ra’d 11, Al-Fajr, Al-Maidah, Al-Baqarah 185, Al-Balad.

  1. Juz al-Qur’an
  2. Al-‘Adiyat
  3. Al-Insyirah 5-6
  4. Al-Baqarah 153
  5. Luqman 14
  6. Ali Imran 190-191
  7. Al-An’am
  8. Ar-Ra’d 11
  9. Al-Fajr
  10. Al-Maidah
  11. Al-Baqarah 185
  12. Al-Balad

Pencarian: al baqarah 248, ayat surat al kahfi, quran surat al hujurat ayat 13, surah at taubah ayat 129, quran surah annisa

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: