Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-An’am Ayat 98

وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ فَمُسْتَقَرٌّ وَمُسْتَوْدَعٌ ۗ قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَفْقَهُونَ

Arab-Latin: Wa huwallażī ansya`akum min nafsiw wāḥidatin fa mustaqarruw wa mustauda', qad faṣṣalnal-āyāti liqaumiy yafqahụn

Terjemah Arti: Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri, maka (bagimu) ada tempat tetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami kepada orang-orang yang mengetahui.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan Allah lah yang memulai penciptaan diri kalian wahai sekalian manusia dari Adam tatkala Dia menciptakannya dari tanah, sedang kalian merupakan anak cucu dan keturunan darinya. Kemudian Allah menyiapkan bagi kalian tempat menetap yang kalian tinggali, yaitu Rahim-rahim para ibu, dan tempat penyimpanan di mana kalian terlindungi di dalamnya, yaitu tulang-tulang sulbi pada kaum lelaki. Sesungguhnya telah kami jelaskan hujjah-hujjah dan kami istimewakan kalian dengan keberadaan dalil-dalil, dan kami kuatkan hal-hal tersebut bagi satu kaum yang mampu memahami bagian-bagian hujjahnya dan sisi-sisi yang memuat pelajaran.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

98. Dan Dia lah -Subḥānahu wa Ta'ālā- yang telah menciptakan kalian dari satu jiwa, yaitu jiwa bapak kalian, Adam. Karena Dia memulai penciptaan kalian dengan menciptakan bapak kalian (Adam) dari tanah liat. Kemudian Dia menciptakan kalian dari dirinya. Dan Dia menciptakan untuk kalian sesuatu yang menjadi tempat kalian, yaitu rahim ibu kalian. Dan Dia juga menciptakan untuk kalian sesuatu yang menjadi tempat penyimpanan kalian, yaitu tulang punggung ayah kalian. Kami telah menjelaskan ayat-ayat itu kepada orang-orang yang memahami firman Allah.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

98. وَهُوَ الَّذِىٓ أَنشَأَكُم مِّن نَّفْسٍ وٰحِدَةٍ (Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri)
Yakni dari Nabi Adam.

فَمُسْتَقَرٌّ وَمُسْتَوْدَعٌ ۗ (maka ada tempat tetap dan tempat simpanan)
Maka bagi kalian terdapat tempat menetap di muka bumi selama kalian hidup dan juga tempat simpanan, yakni tempat kalian menyimpan jasad kalian di perut bumi setelah kalian mati.
Pendapat lain mengatakan makna (المستقر) yakni ketika manusia berada didalam rahim, dan (المستودع) yakni ketika berada di tulang sulbi.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

98. Itulah tanda-tanda di bumi dan langit. Adapun tanda-tanda dalam diri sendir, maka Allah itu asalnya telah menciptakan kalian dari satu jiwa yaitu Adam, lalu kalian berkembang biak. Dan bagi kalian itu tempat tinggal di permukaan bumi, dan tempat peristirahatan setelah mati dalam perut bumi. Sungguh Kami telah menerangkan tanda-tanda yang menunjukkan kepada ksesmpurnaan kuasa dan iradat Kami bagi kaum yang mengerti tentang apa yang dibacakan bagi mereka, lalu beriman.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Kemudian Allah kembangkan sehingga menjadi banyak dan memenuhi bumi ini.

Di antara mufassir ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud “tempat menetap” adalah rahim ibu dan “tempat simpanan” ialah tulang sulbi bapak. Ada pula yang berpendapat bahwa tempat menetap ialah di atas bumi waktu manusia masih hidup dan tempat simpanan adalah di dalam bumi (kubur) saat manusia telah mati.

Kepada mereka yang mengetahui-lah ditujukan pembicaraan ini, adapun orang-orang yang jahil lagi keras, yang berpaling dari ayat-ayat Allah dan dari ilmu yang dibawa para rasul, maka penjelasan tidaklah berguna apa-apa bagi mereka, perincian pun tidak menghilangkan sesuatu yang masih samar, dan penjabaran pun tidak menghilangkan kemusykilan mereka.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Aneka makhluk telah diuraikan, baik yang berada di langit maupun di bumi, berikutnya dijelaskan kembali tentang makhluk yang paling dimuliakan Allah, yaitu manusia. Dan dialah yang menciptakan kamu, wahai umat manusia, dari diri yang satu, yakni adam, yang melalui istrinya kamu berkembang biak, maka bagimu ada tempat menetap dan juga tempat simpanan. Sesungguhnya telah kami jelaskan dengan aneka macam cara dan tanda-tanda kebesaran kami kepada orang-orang yang mengetahui. Keesaan dan kekuasaan Allah telah terbukti dengan jelas bagi yang masih enggan untuk beriman, maka ayat ini menegaskan kembali seakan merangkum dan memerinci apa yang telah disebutkan. Dan dialah yang menurunkan air, yaitu hujan, dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak padahal sebelumnya hanya satu biji atau benih. Dan, sebagai contoh dari proses di atas, dari mayang, yakni tongkol bunga, kurma, mengurai tangkai-tangkai yang menjulai yang mudah dipetik, dan kebun-kebun anggur, dan kami keluarkan pula zaitun dan delima yang serupa bentuk buahnya dan yang tidak serupa aroma dan kegunaannya. Perhatikanlah buahnya pada waktu berbuah, dan perhatikan pula proses bagaimana buah tersebut menjadi masak. Sungguh, pada yang demikian itu ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang beriman.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-An’am Ayat 99 Arab-Latin, Surat Al-An’am Ayat 100 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-An’am Ayat 101, Terjemahan Tafsir Surat Al-An’am Ayat 102, Isi Kandungan Surat Al-An’am Ayat 103, Makna Surat Al-An’am Ayat 104

Category: Surat Al-An'am

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!