Surat Al-Ma’idah Ayat 53

وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَهَٰٓؤُلَآءِ ٱلَّذِينَ أَقْسَمُوا۟ بِٱللَّهِ جَهْدَ أَيْمَٰنِهِمْ ۙ إِنَّهُمْ لَمَعَكُمْ ۚ حَبِطَتْ أَعْمَٰلُهُمْ فَأَصْبَحُوا۟ خَٰسِرِينَ

Arab-Latin: Wa yaqụlullażīna āmanū a hā`ulā`illażīna aqsamụ billāhi jahda aimānihim innahum lama'akum, ḥabiṭat a'māluhum fa aṣbaḥụ khāsirīn

Artinya: Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: "Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?" Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi.

« Al-Ma'idah 52Al-Ma'idah 54 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Penting Berkaitan Surat Al-Ma’idah Ayat 53

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Ma’idah Ayat 53 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada variasi kandungan penting dari ayat ini. Didapati variasi penjabaran dari berbagai ahli tafsir mengenai kandungan surat Al-Ma’idah ayat 53, sebagiannya sebagaimana terlampir:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan pada saat itulah sebagian kaum Mukminin akan berkata kepada sebagian yang lain dengan keheranan terhadap keadaan orang-orang munafik (ketika terbongkar urusan mereka), ”Apakah mereka itu adalah orang-orang yang dahulu berani bersumpah dengan sumpah-sumpah yang amat kuat bahwa mereka itu benar-benar bersama kita?” terhapuslah amal-amal kaum munafik yang mereka kerjakan di dunia ini, sehingga tidak ada balasan apapun bagi mereka atas amal-amal itu. Sebab sesungguhnya mereka itu mengerjakannya tanpa landasan keimanan, sehingga mereka merugi di dunia dan akhirat.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

53. Ketika Allah menolong hamba-hamba-Nya, dan kemenangan telah datang, mereka akan berkata kepada orang-orang munafik: Apakah orang-orang Yahudi dan Nasrani itu adalah orang-orang yang kalian bersumpah kepada Allah dengan sumpah yang paling kuat bahwa mereka pasti bersama kalian?

Orang-orang munafik itu telah terhapus amalannya, sia-sia usahanya, tersingkap aibnya, dan menjadi orang-orang yang merugi di dunia dan di akhirat.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

53. Orang-orang mukmin merasa heran dengan kondisi orang-orang munafik itu dan berkata, “Inikah orang-orang yang bersumpah dengan sungguh-sungguh bahwa mereka benar-benar bergabung bersama kalian -wahai orang-orang mukmin- dalam keimanan, pertolongan, dan pertemanan?" Hanguslah amal perbuatan mereka. Maka mereka pun merugi akibat gagal mencapai tujuan mereka. Dan mereka akan ditimpa azab yang telah disiapkan untuk mereka.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

53. أَهٰٓؤُلَآءِ (apakah mereka itu)
Ini adalah isyarat yang ditujukan kepada orang-orang munafik.
Yakni orang-orang beriman berkata kepada orang-orang Yahudi dengan menunjuk kepada orang-orang munafik.

الَّذِينَ أَقْسَمُوا۟ بِاللهِ جَهْدَ أَيْمٰنِهِمْ ۙ إِنَّهُمْ لَمَعَكُمْ ۚ( Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?)
Yakni bersamamu dalam tolong menolong, dan saling membantu dalam peperangan.
Makna (جهد الأيمان) yakni sumpah yang sungguh-sungguh. Yakni mereka bersumpah dengan penuh kesungguhan.

حَبِطَتْ أَعْمٰلُهُمْ(Rusak binasalah segala amal mereka)
Yakni amal-amal mereka rusak, baik itu amal mereka dalam menjadikan orang kafir sebagai pemimpin ataupun amal-amal yang lain.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

53. Orang-orang mukmin akan berkata kepada orang-orang Yahudi dengan menunjuk orang-orang munafik, setelah aib mereka tampak: “Inikah orang-orang yang menegaskan keimanan mereka dengan kuat. Sesungguhnya mereka bersama mereka dengan meminta pertolongan dari peperangan. Amal shalih mereka menjadi sia-sia akibat kemunafikan mereka sehingga mereka merugi di dunia dengan aib mereka ditampakkan dan di akhirat dengan diberi hukuman yang menyakitkan”


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Orang-orang yang beriman akan berkata, “Inikah orang yang bersumpah} bersumpah {dengan (nama) Allah secara sungguh-sungguh} sungguh-sungguh {bahwa sesungguhnya mereka benar-benar bersama kalian” menjadi sia-sia} sia-sia {amal mereka sehingga mereka menjadi orang-orang yang rugi


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

53. “ Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan,” dengan penuh keheranan terhadap keadaan yang di hatinya terdapat penyakit, “ Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan Nama Allah bahwasanya mereka benar-benar bersamaMu?” Maksudnya, mereka bersumpah, mempertegas, dan memperkuat sumpah dengan berbagai penguat behwa mereka bersamaMu dalam iman dan konsekuensinya: Pertolongan, Kecintaaan, dan loyalitas. Telah Nampak apa yang mereka sembunyikan dalam hati mereka. Telah jelas apa yang mereka rahasiakan. Makar yang mereka susun, prasangka yang mereka tujukan kepada Islam dan pengikutnya telah menjadi batal, maka batallah makar mereka dan batal pula “segala amal mereka” di dunia. “ Lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi,” yang mana mereka tidak mendapatkan apa yang mereka cari sementara yang datang justru kesengsaraan dan azab.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 51-53
Allah SWT melarang hamba-hambaNya yang mukmin untuk berteman dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani, yang merupakan musuh-musuh Islam dan pemeluknya (semoga Allah membinasakan mereka). kemudian Allah memberitahukan bahwa mereka itu saling berteman satu sama lain. Kemudian Allah mengancam dan memberi peringatan kepada siapa pun yang melakukan hal itu. Allah berfirman, (Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka sebagai teman, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka).
Firman Allah, (Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya) berupa keraguan dan kemunafikan (bersegera mendekati mereka) yaitu mereka bersegera berteman dan suka dengan mereka baik secara terang-terangan maupun dalam hati mereka. (seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana") yaitu mereka cepat-cepat berteman dan suka dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani, karena takut akan penaklukkan orang-orang kafir oleh orang-orang muslim. Sehingga mereka memiliki kekuatan di sisi orang-orang Yahudi dan Nasrani, dan hal itu bisa memberi manfaat bagi mereka. Ketika itu Allah berfirman (Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan) As-Suddi berkata bahwa maknanya adalah Fathu Makkah. Dan yang lainnya berkata bahwa maknanya adalah memberi ketentuan dan keputusan
(atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya) As-Suddi berkata bahwa maknanya adalah penetapak jizyah untuk orang-orang Yahudi dan Nasrani (Maka karena itu, mereka menjadi menyesal) yaitu orang-orang munafik yang berteman dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani (terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka) berupa pertemanan (mereka menyesal) yaitu atas apa yang terjadi kepada mereka dimana mereka tidak mendapatkan apapun, dan tidak ada apapun yang melindungi mereka dari bahaya, melainkan mendapatkan kehancuran. Sesungguhnya mereka telah terbongkar. Allah menampakkan urusan mereka di dunia kepada hamba-hambaNya yang mukmin, dimana sebelumnya mereka tersembunyi, keadaan mereka masih tidak diketahui. Namun, ketika semua penyebab yang mempermalukan mereka telah terkumpul, maka tampaklah perkara mereka bagi hamba-hamba Allah yang mukmin, Mereka heran dengan orang-orang munafik itu, bagaimana mereka menampakkan seakan-akan mereka adalah orang-orang mukmin, dan mereka bersumpah atas hal itu, lalu mereka memihak orang-orang Yahudi dan Nasrani, sehingga tampak jelaslah dusta dan hal yang mereka buat-buat. Oleh karena itu Allah SWT berfirman (Dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: "Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?" Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi (53)


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Ma’idah ayat 53: Dengan heran ketika rahasia orang-orang munafik terbongkar.

Di dunia dibuka aibnya dan di akhirat mendapatkan siksa.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Ma’idah Ayat 53

Melihat keadaan orang-orang munafik itu, umat islam heran dengan kondisi mereka, dan selanjutnya orang-orang yang beriman itu akan berkata, inikah orang yang telah bersumpah setia secara sungguhsungguh dengan nama Allah, bahwa mereka benar-benar beserta kamu dan siap untuk menjalin kerja sama dalam menegakkan kedamaian' ketahuilah bahwa sesungguhnya segala amal dan kegiatan yang mereka kerjakan akan menjadi sia-sia, sehingga sebagai akibatnya mereka betulbetul akan menjadi orang yang rugi. Bila sebelumnya dijelaskan tentang larangan untuk tidak menjadikan orang yahudi dan nasrani sebagai teman setia serta tentang buruknya sikap kaum munafik, maka ayat-ayat berikut berbicara tentang orang mukmin. Wahai orang-orang yang beriman! barang siapa di antara kamu yang murtad atau keluar dari agamanya, maka ketahuilah bahwa kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang benar-benar beriman untuk menggantikanmu. Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya dengan segenap keikhlasannya, dan mereka juga selalu bersikap lemah lembut terhadap sesama orang-orang yang beriman, tetapi sebaliknya, mereka akan bersikap keras terhadap orang-orang kafir. Selain itu, mereka juga merupakan umat yang selalu siap untuk berjihad di jalan Allah, dan mereka juga termasuk orang-orang yang tidak takut kepada celaan orang yang dengki dan tidak senang yang suka mencela. Itulah salah satu bentuk karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang dia kehendaki dari makhluk-Nya. Karena itu ketahui dan pahami bahwa Allah itu mahaluas pemberian-Nya, lagi maha mengetahui.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah beragam penafsiran dari kalangan mufassirun terhadap makna dan arti surat Al-Ma’idah ayat 53 (arab-latin dan artinya), moga-moga membawa faidah untuk kita. Bantulah syi'ar kami dengan memberikan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Yang Paling Sering Dicari

Terdapat ratusan topik yang paling sering dicari, seperti surat/ayat: Al-Hujurat 13, Al-Qadr, An-Naba, Al-A’la, Do’a Setelah Adzan, Seribu Dinar. Termasuk Al-Kafirun, Al-Falaq, Adh-Dhuha, Al-Isra 32, Al-Fatihah, Yusuf 28.

  1. Al-Hujurat 13
  2. Al-Qadr
  3. An-Naba
  4. Al-A’la
  5. Do’a Setelah Adzan
  6. Seribu Dinar
  7. Al-Kafirun
  8. Al-Falaq
  9. Adh-Dhuha
  10. Al-Isra 32
  11. Al-Fatihah
  12. Yusuf 28

Pencarian: al an'am 32, luqman ayat 12, surah abasa latin, surat ar rahman dan artinya, tulisan surat yasin

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: