Surat Al-Lail Ayat 17

وَسَيُجَنَّبُهَا الْأَتْقَى

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,

Tafsir Al-Mukhtashar

17. Dan akan kami jauhkan api neraka itu dari orang yang paling bertaqwa yaitu Abu Bakr.

Tafsir Al-Muyassar

Akan dijauhkan dari neraka orang yang sangat bertakwa,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Dan orang-orang yang bertaqwa kepada Allah tidak akan memasuki neraka itu, mereka tidak akan merasakan panasnya apai neraka jahannam yang menyala-nyala, Allah ﷻ berfirman : { لَا يَسْمَعُونَ حَسِيسَهَا ۖ وَهُمْ فِي مَا اشْتَهَتْ أَنْفُسُهُمْ خَالِدُونَ , لَا يَحْزُنُهُمُ الْفَزَعُ الْأَكْبَرُ وَتَتَلَقَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ هَٰذَا يَوْمُكُمُ الَّذِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ } ( Mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka, dan mereka kekal dalam menikmati apa yang diingini oleh mereka , Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata): “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu”.) [ Al-Anbiya' : 102-103 ] , bahkan suara dari bara api neraka itu tidak akan terdengan oleh telinga orang-orang beriman.

{ وَسَيُجَنَّبُهَا الْأَتْقَى } Ayat ini menunjukkan bahwa penyebab kesegsaraan adalah hamba itu sendiri, maka barangsiapa yang betaqwa kepada Allah ﷻ dan mengerjakan amal shalih, Allah ﷻ akan menjauhkannya dari api neraka, sedangkan mereka yang mendustakan agama Allah akan dilemparkan kedalam api neraka yang panas itu, setiap jiwa akan mendapatkan balasan dan ganjaran dari amalannya masing-masing, karena amalan setiap hamba adalah penentu bagi dirinya apakah dia akn dimasukkan kedalam neraka itu atau akan dijauhkan darinya dan dimasukkan kedalam surga yang penuh dengan kenikmatan.

Tafsir Kemenag

Dan sebaliknya, akan selamat dari neraka itu dijauhkan darinya orang yang paling bertakwa sebagai penghargaan iman dan amal salehnya. 18. Dia itulah orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah untuk membersihkan dirinya dari kekikiran, ketamakan, dan sifat buruk lainnya.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018