Surat Al-Lail Ayat 13

وَإِنَّ لَنَا لَلْآخِرَةَ وَالْأُولَىٰ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.

Tafsir Al-Mukhtashar

13. Dan hanya milik kami kehidupan akhirat dan dunia, kami berikan kepada siapa yang kami kehendaki, dan tidak ada yang mampu melaksanakannya selain kami.

Tafsir Al-Muyassar

Hanya milik Kami lah kehidupan dunia dan akhirat.

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Dunia dan akhirat beserta isinya adalah milik Allah ﷻ , Dia ﷻ sang pencipta dan pemilik semua ciptaan secara mutlak, sebagaimana Dia ﷻ yang memiliki petunjuk itu, Dia ﷻ pemilik kehidupan dunia dan kehidupan akhirat, kekuasaan dan kerajaan hanya Dia ﷻ yang memilikinya.

Adapun harta kekayaan yang dimiliki oleh manusia adalah cobaan dan ujian untuknya, Allah ﷻ menguji hamba-Nya dengan kekayaan bagaimana ia memanfaatkan kekayaan itu dengan baik tanpa adanya pelanggaran syari'at, dan harta yang dimiliki manusia hanyalah titipan dari Allah ﷻ , dan semuanya akan kembali kepada-Nya , { إِنَّا نَحْنُ نَرِثُ الْأَرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَا وَإِلَيْنَا يُرْجَعُونَ } ( Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan. ) [ Maryam : 40 ] .

Tafsir Hidayatul Insan

Oleh karena itu, barang siapa yang memintanya kepada selain Kami, maka dia telah salah, dan seharusnya ia meminta kepada-Nya serta memutuskan harapan kepada makhluk.

Tafsir Kemenag

12-13. Sesungguhnya kamilah yang memberi petunjuk kepada manusia sesuai dengan kebijaksanaan kami agar mereka berjalan pada jalan yang benar demi kebaikan mereka di dunia dan akhirat, dan sesungguhnya milik kamilah kerajaan akhirat dan dunia. Kami yang mengatur urusan keduanya, sedangkan manusia tinggal menjalankan apa yang wajib baginya dan meninggalkan apa yang dilarang darinya. 14. Maka, aku memperingatkan kamu, wahai manusia, dengan neraka yang menyala-Nyala dan panas tiada tara; itulah neraka jahanam. Demikianlah cara Allah mendidik manusia, dengan memberi sanksi kepada pelanggar dan penghargaan kepada penaat.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018