Surat Al-Lail Ayat 4

ุฅูู†ู‘ูŽ ุณูŽุนู’ูŠูŽูƒูู…ู’ ู„ูŽุดูŽุชู‘ูŽู‰ูฐ

Arab-Latin: Inna sa'yakum lasyattฤ

Artinya: Sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.

ยซ Al-Lail 3 โœต Al-Lail 5 ยป

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Kandungan Penting Tentang Surat Al-Lail Ayat 4

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Lail Ayat 4 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai kandungan penting dari ayat ini. Didapatkan berbagai penjelasan dari kalangan pakar tafsir terhadap isi surat Al-Lail ayat 4, antara lain seperti termaktub:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

1-4. Allah bersumpah dengan malam manakala kegelapannya menutup bumi dan apa yang ada di atasnya, Allah bersumpah Juga dengan siang yang mengikis gelapnya malam dengan cahayanya, Allah bersumpah Juga dengan penciptaan pasangan laki laki dan perempuan, Sesungguhnya amal kalian berbeda-beda, ada yang beramal untuk dunia dan ada yang beramal untuk akhirat.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

4-7. Setelah sumpah yang ditegaskan tiga kali itu, kemudian disebutkan isi dari sumpah tersebut untuk menjelaskan bahwa amalan manusia bermacam-macam, antara yang beramal untuk kehidupan dunia dan merasa puas dengan perhiasannya; dan yang berusaha memperoleh akhirat dengan mengedepankan amal kebaikan; amal manusia bermacam-macam dan jalan untuk menempuhnya berbeda-beda.

Kemudian Allah menjelaskan beberapa jalan ini dan dua golongan tersebut: Satu golongan yang dimudahkan, dan golongan lain yang dipersulit. Golongan pertama menginfakkan hartanya tanpa imbalan, dan hanya berharap itu sebagai bekal bertemu Tuhannya; dan dia takut dari azab-Nya, serta beriman kepada hal-hal yang menjadi konsekuensi syahadatnya. Golongan ini adalah golongan yang Kami beri taufik untuk melaksanakan kebaikan dan syariat yang dimudahkan, kesudahan mereka adalah kebahagiaan dengan cepat masuk surga.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

4. Sesungguhnya amal perbuatan kalian -wahai manusia- berbeda-beda, ada yang baik yang merupakan penyebab masuk ke dalam Surga, dan ada yang buruk yang merupakan penyebab masuk ke dalam Neraka.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

4. ุฅูู†ูŽู‘ ุณูŽุนู’ูŠูŽูƒูู…ู’ ู„ูŽุดูŽุชูŽู‘ู‰ูฐ (sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda)
Yakni perbuatan kalian sungguh berbeda-beda. Sebagian beramal untuk surga, dan lainnya beramal untuk neraka; sebagian berusaha membebaskan dirinya, dan lainnya menjerumuskan dirinya ke dalam kebinasaan.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

3, 4 Dan demi Sang Maha Kuasa yang menciptakan jantan dan betina di antara semua manusia, hewan dan tumbuhan. Sesungguhnya perbuatan dan usaha kalian wahai manusia berbeda-beda dan saling terpisah, di antaranya ada amal shalih untuk mendapatkan surga dan amal buruk untuk mendapatkan neraka. Ini adalah jawaban dari qasam.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimurajaโ€™ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-โ€˜Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{sesungguhnya usaha kalian} pekerjaan kalian {benar-benar beragam} beragam


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

4. Allah berfirman, โ€œSesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.โ€ Inilah yang disumpahkan Allah. Artinya, sesungguhnya usaha kalian wahai para mukallaf berbeda-beda. Perbedaan ini mengacu pada tingkat amal, ukuran, dan segi kegiatannya dan juga berdasarkan maksud dari perbuatan itu sendiri, apakah dimaksudkan untuk Wajah Allah Yang Mahaagung dan Abadi sehingga amal yang dikerjakan tetap kekal seiring keberadaan Allah dan membawa manfaat bagi pelakunya, ataukah amalan tersebut sirna dan fana sehingga usaha yang dilakukan pun runtuh dan sirna seiring runtuh dan sirnanya amalan tersebut. Itulah semua perbuatan yang tidak dimaksudkan untuk Wajah Allah dengan sifat seperti itu.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 1-11
Allah SWT bersumpah dengan firmanNya SWT: (Demi malam apabila menutupi (cahaya siang) (1)) yaitu apabila malam hari menyelimuti semua makhluk dengan kegelapannya (dan siang apabila terang benderang (2)) yaitu dengan cahayanya
(dan penciptaan laki-laki dan perempuan (3)) sebagaimana firmanNya: (dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan (8)) (Surah An-Naba') dan (Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan) (Surah Adz-Dzariyat: 49) Mengingat sumpah yang tentang berbagai hal yang berlawanan, maka subjek sumpahnya juga demikian. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda (4)) yaitu, amal perbuatan para hamba yang mereka usahakan itu juga berlawanan dan beraneka ragam, maka ada yang berbuat baik dan ada yang berbuat buruk.
Allah SWT berfirman: (Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa (5)) yaitu mengeluarkan apa yang diperintahkan untuk dikeluarkan dan dia bertakwa kepada Allah dalam semua urusannya (dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (6)) yaitu balasan amal perbuatan itu. Pendapat itu dikatakan Qatadah.
Ibnu Abbas, Mujahid dan Ikrimah berkata tentang firmanNya: (dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (6)) yaitu dengan adanya penggantian.
Abu Abdurrahman As-Sulami dan Adh-Dhahhak berkata tentang firmanNya: (dan membenarkan (kalimah) yang terbaik (6)) yaitu "Tidak ada Tuhan yang selain Allah".
Firman Allah SWT (Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah (7)) Ibnu Abbas berkata bahwa maknanya adalah kebaikan.
Zaid bin Aslam mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalah surga. Sebagian ulama salaf berkata bahwa itu termasuk pahala kebaikan adalah mengerjakan kebaikan setelahnya, dan termasuk balasan keburukan adalah mengerjakan keburukan setelahnya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Dan adapun orang-orang yang bakhil) yaitu dengan apa yang ada di sisinya (dan merasa dirinya cukup)
Ibnu Abbas berkata bahwa maknanya adalah kikir dengan hartanya dan merasa tidak membutuhkan Tuhannya SWT. Pendapat ini diriwayatkan Ibnu Abu Hatim (dan mendustakan pahala yang terbaik (9)) yaitu balasan di akhirat (maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar (10)) yaitu untuk menuju ke jalan keburukan, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al-Qur'an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat (110)) (Surah Al-An'am) dan ayat-ayat lain yang semakna cukup banyak yang menunjukkan bahwa Allah SWT membalas orang yang bermaksud untuk mengerjakan kebaikan dengan memberinya pertolongan untuk hal itu, dan barang siapa bermaksud melakukan keburukan, Allah akan menghinakannya; dan semuanya itu berdasarkan takdir yang telah ditetapkan. dan hadits-hadits yang menunjukkan makna ini banyak
Firman Allah SWT: (Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa (11)) Mujahid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah jika dia mati.
Abu Shalih dan Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam berkata tentang firmanNya (apabila ia telah binasa) yaitu di neraka


📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan, anggota Lajnah Daaimah (Komite Fatwa Majelis Ulama KSA)

{ ุฅูู†ู‘ูŽ ุณูŽุนู’ูŠูŽูƒูู…ู’ } Sesungguhnya usaha dan amalan kalian di dunia ini wahai manusia { ู„ูŽุดูŽุชู‘ูŽู‰ูฐ } adalah berbeda-beda, dan bertolak belakang satu sama lainnya, diantara kalian ada kafir, dan ada yang beriman, ada yang taat kepada tuhannya, dana ada yang melampaui batas, diantara kalian ada yang kerap melakukan amal shalih, akan tetapi ada juga yang hanya menyukai kemaksiatan.

Perbedaan amalan manusia seperti halnya dengan perbedaan antara siang dan malam, dan laki dan perempuan.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, ulama besar abad 14 H

ุฅูู†ู‘ูŽ ุณูŽุนู’ูŠูŽูƒูู…ู’ ู„ูŽุดูŽุชู‘ูŽู‰ " sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda." Maksudnya: sesungguhnya amalan kalian berbeda-beda dengan perbedaan yang besar.

Allah bersumpah dengan perkara yang bertolak belakang terhadap perkara yang bertolak belakan: Malam kebalikan siang, laki-laki dengan permpuan, usaha pun bertolak belakang baik dan buruk, maka yang dijadikan sumpah dan yang disumpah serasi.

Ini adalah tingginya sastra bahasa AL-Quran. Maknanya: Bahwa perbedaan malam dan siang, laki-laki dan perempuan, adalah perkara yang Nampak jelas tidak samar, begitu juga perbuatan-perbuatan para hamba, berbeda-beda juga bertingkat-tingkat. Ada yang baik ada yang rusak, ada yang tercampur antara yang baik dan yang rusak, semua itu berjalan dengan ketentuan taqdir Allah 'Azza Wa Jalla, Allah memberikan petunjuk kepada siapapun yang Dia kehendaki kepada jalan yang lurus.


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Lail ayat 4: 1-4. Allah memulai dalam surat ini berkenaan dengan keimanan, dimana Allah bersumpah dengan malam jika makhluk telah bersembunyi karena gelapnya. Allah juga bersumpah dengan siang jika nampak dan tersingkap dan menerangi alam semesta. Allah bersumpah dengan diri-Nya yang menciptakan laki-laki dan perempuan. Kemudian datang jawaban atas sumpah Allah, dan Allah mengabarkan tentang amalan kalian wahai manusia yang beramal dengan macam-macam amal yang mulia.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Ada yang mengerjakan amal yang memasukkan ke surga, yaitu ketaatan, dan ada pula yang mengerjakan amal yang memasukkan ke neraka, yaitu kemaksiatan. Ada yang mengerjakan amal ikhlas karena-Nya sehingga usahanya tidak sia-sia dan bermanfaat bagi pelakunya dan ada pula yang mengerjakan amal bukan karena-Nya atau untuk sesuatu yang fana sehingga usahanya sia-sia. Ini adalah jawab atau isi sumpahnya. Oleh karena itulah, Allah Subhaanahu wa Ta'aala merincikan orang yang beramal dan sifat amal mereka pada ayat selanjutnya.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Lail Ayat 4

Demi ketiga hal itu, sungguh usahamu memang beraneka macam. Sebagian dari kamu memilih jalan ketaatan kepada Allah dan sebagian yang lain memilih durhaka. 5-7. Maka barang siapa memberikan hartanya di jalan Allah, seperti ke-pada fakir miskin, anak yatim, dan kebajikan lainnya, dan bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menghindari larangan-Nya, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik, yaitu surga di akhirat, atau membenarkan kalimat tauhid dengan beriman kepada Allah dengan kukuh, maka akan kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan dan kebahagiaan; menuju surga. Kami juga akan memudahkan jalannya untuk senantiasa beramal saleh dan taat kepada kami.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Itulah berbagai penjabaran dari banyak mufassirin terkait isi dan arti surat Al-Lail ayat 4 (arab-latin dan artinya), moga-moga berfaidah bagi kita bersama. Dukung dakwah kami dengan mencantumkan tautan menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Halaman Tersering Dilihat

Kaji banyak topik yang tersering dilihat, seperti surat/ayat: Al-Isra 23, Al-Baqarah 286, Az-Zalzalah, Al-Baqarah 83, Asy-Syams, Al-Ma’idah 2. Serta Al-Mujadalah 11, At-Takatsur, Yunus 40-41, Al-Hujurat 12, An-Nur 2, Ali Imran.

  1. Al-Isra 23
  2. Al-Baqarah 286
  3. Az-Zalzalah
  4. Al-Baqarah 83
  5. Asy-Syams
  6. Al-Ma’idah 2
  7. Al-Mujadalah 11
  8. At-Takatsur
  9. Yunus 40-41
  10. Al-Hujurat 12
  11. An-Nur 2
  12. Ali Imran

Pencarian: surat alfiil, latin ayat kursi, surat an nisa ayat 48, terjemahan surat al zalzalah, tafsir surat luqman ayat 13-14

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qurโ€™an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
ย 
๐Ÿ‘‰ tafsirweb.com/start
ย 
โœ… Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: