Surat Ali ‘Imran Ayat 29

قُلْ إِن تُخْفُوا۟ مَا فِى صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ ٱللَّهُ ۗ وَيَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Arab-Latin: Qul in tukhfụ mā fī ṣudụrikum au tubdụhu ya'lam-hullāh, wa ya'lamu mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wallāhu 'alā kulli syai`ing qadīr

Artinya: Katakanlah: "Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui". Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

« Ali 'Imran 28Ali 'Imran 30 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Mendalam Berkaitan Surat Ali ‘Imran Ayat 29

Paragraf di atas merupakan Surat Ali ‘Imran Ayat 29 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan kandungan mendalam dari ayat ini. Tersedia kumpulan penafsiran dari beragam ahli tafsir terhadap makna surat Ali ‘Imran ayat 29, misalnya seperti tercantum:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Katakanlah olehmu (wahai nabi), kepada kaum mukmin, ”jika kalian menyembunyikan perasaan yang telah menetap dalam hati kalian berupa kecintaan kepada kaum kafir dan membela mereka, atau kalian menampakkan hal itu,maka tidak ada sesuatu pun dari hal itu yang tersembunyi bagi Allah. Sesungguhnya ilmu Allah meliputi semua yang ada di langit dan dibumi, dan Dia memiliki kekuasaan yang sempurna atas segala sesuatu.”


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

29. Allah memerintahkan kepada Rasulullah agar mengabarkan kepada orang-orang beriman: “Jika kalian menyembunyikan atau menampakkan apa yang ada dalam hati kalian maka sesungguhnya Allah telah mengetahuinya. Allah mengetahui segala yang ada di langit dan bumi, dan Dia Maha Kuasa atas segalanya, apa yang Dia kehendaki pasti akan terjadi.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

29. Katakanlah -wahai Nabi-, “Jika kalian menyembunyikan sesuatu yang dilarang oleh Allah di dalam dadamu, seperti berteman setia dengan orang-orang kafir, atau memperlihatkannya, niscaya Allah mengetahuinya. Tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya. Dia mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang tidak dapat dilakukan-Nya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

29. قُلْ إِن تُخْفُوا۟ مَا فِى صُدُورِكُمْ ( Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu)
Yakni berupa menjadikan orang-orang kafir sebagai wali atau berupa hal lainnya yang tidak diridhai Allah.

يَعْلَمْهُ اللهُ ۗ ( pasti Allah mengetahui)
Sehingga Allah akan membalas kalian atas hal itu.

وَيَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ( Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi)
Yakni Dia mengetahui apa yang lebih besar dari apa yang kalian sembunyikan atau tampakkan.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

29 Katakanlah kepada mereka wahai Rasul: “Jika kamu merahasiakan permintaan pertolongan kepada musuh ataupun menyatakannya secara terang sungguh Allah Maha mengetahui. Sehingga Allah akan memberi balasan kepada kalian. Tidak ada yang dapat tersembunyi dari Allah segala yang ada di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Kuasa untuk memberi hukuman kepada kalian atas segala keadaan kalian.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Katakanlah, “Jika kalian menyembunyikan apa yang ada dalam hati kalian atau kalian menampakkannya} menampakkannya {Allah pasti mengetahuinya.” Dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Allah Maha kuasa atas segala sesuatu


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

29-30. Allah memberitakan tentang ilmuNya yang meliputi apa yang ada dalam dada, baik yang disembunyikan oleh manusia atau yang ditampakannya. Sebagaimana ilmuNya itu meliputi segala yang ada di langit dan di bumi, dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dariNYa. Di samping ilmuNya yang meliputi segala hal itu Dia juga Mahaagung lagi Mahakuasa atas segala sesuatu yang tidak ada sesuatu apa pun yang ada (di ala mini) dapat menolak kehendakNya. Dan setelah Allah menyebutkan tentang keagunganNya dan luasnya sifat-sifatNya yang mengharuskan manusia agar merasa diawasi olehNya dalam segala keadaan mereka, Allah menyebutkan juga bagi mereka pendorong lain untuk merasakan pengawasan Allah atasnya dan rasa takut kepadaNya, yaitu bahwa mereka semua akan kembali kepadaNya dana mal perbuatan mereka saat itu dari yang baik maupun yang buruk akan dihadirkan. Di saat itu kaum Mukminin merasa kurang terhadap apa yang telah mereka lakukan bagi diri mereka berupa kebajikan, sedang orang-orang kafir akan menyesal ketika perbuatan-perbuatan mereka dihadirkan, dan mereka berharap agar antara mereka dengan hari itu masih panjang jaraknya.
Maka apabila seorang hamba mengetahui bahwasanya ia berjalan menuju Rabbnya dan berjuang di dunia ini, dan bahwasanya pastilah ia akan menjumpai Rabbnya dan melihat usahanya, niscaya hal itu mengharuskan dirinya mengambil sikap hati-hati dan waspada dari perbuatan-perbuatan yang mengharuskannya dipermalukan dan disiksa, dan bersiap-siap dengan amal-amal shalih yang mendatangkan kebahagiaan dan pahala. Itulah sebabnya Allah berfirman, “Dan Allah memperingatkan kamu terhadap Diri (siksa) Nya,” yang demikian itu dengan Allah memperlihatkan buat kalian sifat-sifat keagunganNya, kesempurnaan keadilanNya, dan kerasnya siksaNya. Dan di samping pedihnya hukumanNya, Allah juga Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. Dan di antara santun dan kasih sayangNya adalaha bahwa Dia menakut-nakuti hamba-hambaNya dan mengingatkan mereka dari kezhaliman dan pengrusakan, sebagaimana Allah berfirman ketika menyebutkan hukumanNYa,
"Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku." QS -Az-Zumar:16-
Belas kasih dan sayang Allah telah memudahkan bagi mereka berjalan memperoleh kebaikan-kebaikan, dan kasih sayangNya telah menghindarkan mereka dari jalan-jalan yang menjerumuskan mereka ke dalam hal-hal yang tidak disukai.
Karena itu, kita memohon kepada Allah agar menyempurnakan kebaikanNya atas kita dengan menempuh jalan yang lurus, dan keselamatan dari jalan-jalan yang menghantarkan orang yang menempuhnya kepada Neraka Jahim.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 29-30
Allah SWT memberitahukan kepada hamba-hambaNya bahwa Dia mengetahui rahasia-rahasia, isi hati, dan perkara-perkara yang terlihat. Tidak ada satupun yang tersembunyi dariNya, bahkan pengetahuanNya meliputi mereka dalam semua keadaan, dan waktu, serta semua yang ada di bumi dan langit tidak ada yang tersembunyi dariNya, bahkan sebesar dzarrah dan tidak pula sesuatu yang lebih kecil dari itu di seluruh penjuru bumi, laut, dan gunung. (Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) kekuasaanNya berlaku dalam semua itu. Ini adalah peringatan bagi hamba-hambaNya agar takut kepadaNya agar mereka tidak melakukan apa yang dilarang dan dibenci olehNya. Dia Maha Mengetahui segala urusan mereka, dan Dia Maha Kuasa untuk memberikan hukuman atas mereka. Bahkan, Dia memberikan kelonggaran kepada mereka yang Dia beri kelonggaran, namun dia abai, kemudian Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras. Oleh karena itu, setelah ini Allah berfirman, (Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapati segala kebajikan dihadapkan (dimukanya), begitu (juga) kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa yang jauh) yaitu pada hari kiamat, setiap hamba akan memperoleh apa yang telah dia kerjakan, baik itu kebaikan ataupun keburukan, sebagaimana Allah berfirman, (Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya (13)) (Surah Al-Qiyamah) maka apa yang dia lihat berupa amal baik, maka itu akan membuatnya senang dan bahagia, sedangkan apa yang dia lihat berupa amal buruk, maka itu akan membuatnya menyesal dan berharap agar terlepas dari hal itu dan ada jarak yang jauh dengannya, sebagaimana dia berkata kepada setan yang menyertainya di dunia, yang membuatnya melakukan keburukan. (Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat, maka setan itu adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia)) yaitu Allah SWT memberi penegasan, ancaman, dan peringatan. (dan Allah memperingatkan kamu terhadap siksa-Nya) yaitu Dia memperingatkan kalian dengan hukumanNya, kemudian Dia berfirman dengan tujuan agar hamba-hambaNya tidak berputus asa terhadap rahmatNya dan kelembutanNya. (Dan Allah sangat Penyayang kepada hamba-hambaNya) Hasan Al-Bashri berkata, “dari kasih sayangNya dan peringatanNya terhadap mereka.


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Ali ‘Imran ayat 29: Katakanlah: "Jika kamu sembunyikan apa yang ada di dada-dada kamu atau kamu nyatakan- dia pasti diketahui oleh Allah; dan Ia mengetahui dan apa yang di bumi, dan Allah itu Berkuasa atas tiap-tiap suatu.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Seperti berwala' kepada mereka.

Termasuk di antaranya berkuasa menyiksa orang-orang yang berwala' kepada orang-orang kafir.

Dalam ayat ini terdapat petunjuk untuk membersihkan hati dan menghadirkan pengetahuan Allah di setiap waktu, sehingga seorang hamba malu kepada Tuhannya jika sampai hatinya dipenuhi pikiran rusak, bahkan seharusnya ia menyibukkan pikirannya untuk hal-hal yang mendekatkan diri kepada Allah seperti mentadabburi ayat-ayat-Nya, mentadabburi hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, mengkaji suatu ilmu yang bermanfaat, memikirkan makhluk ciptaan Allah atau menasehati hamba-hamba Allah.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Ali ‘Imran Ayat 29

Ayat ini mengingatkan agar tidak seorang pun bersembunyi di balik kata-kata bohongnya untuk mengambil keuntungan pribadi, sebab semua pasti akan terungkap. Katakanlah, wahai nabi Muhammad, jika kamu sembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu nyatakan, baik berupa ucapan maupun perbuatan, Allah pasti mengetahuinya dan akan membalasnya sesuai dengan apa yang dikatakan dan dilakukannya. Demikian, karena dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Allah mahakuasa atas segala sesuatu, sehingga dengan kekuasaan-Nya itu Allah mampu mengungkap rahasia hamba-Nya dan membalas segala perbuatannya dengan seadil-adilnyapada hari kiamat, setiap jiwa yang sudah dewasa dan layak diberi beban agama akan mendapatkan balasan atau ganjaran atas kebajikan yang telah dikerjakan dan akan dihadapkan atau dihadirkan kepadanya, begitu juga balasan atas kejahatan yang telah dia kerjakan juga akan dihadirkan di hadapannya. Maka, pada saat itulah dia yang perbuatannya buruk berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dia dengan segala keburukannya dengan hari itu. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri yakni siksa-Nya. Allah maha penyayang terhadap hamba-hamba-Nya dengan memberinya perlindungan pada hari ketika tidak ada perlindungan kecuali dari-Nya. Ini menunjukkan betapa takut orangorang yang mati dengan membawa dosa serta betapa sulitnya hari itu kecuali bagi mereka yang memperoleh rahmat-n.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian kumpulan penjelasan dari berbagai ulama mengenai kandungan dan arti surat Ali ‘Imran ayat 29 (arab-latin dan artinya), moga-moga bermanfaat bagi kita bersama. Sokong usaha kami dengan memberi link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Tersering Dikaji

Kaji banyak topik yang tersering dikaji, seperti surat/ayat: An-Naas, Yasin 9, Maryam, Al-Fatihah 6, At-Taubah 40, Al-Ma’idah 32. Ada juga Al-Lail, Dua (2) Terakhir al-Baqarah, Al-Hujurat 10, Al-Baqarah 285-286, Luqman 13, ‘Abasa.

  1. An-Naas
  2. Yasin 9
  3. Maryam
  4. Al-Fatihah 6
  5. At-Taubah 40
  6. Al-Ma’idah 32
  7. Al-Lail
  8. Dua (2) Terakhir al-Baqarah
  9. Al-Hujurat 10
  10. Al-Baqarah 285-286
  11. Luqman 13
  12. ‘Abasa

Pencarian: an nisa ayat 18, surat al ahzab ayat 50, arti ali imran ayat 190, an nisa 33, surah al ala latin

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.