Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Hasyr Ayat 16

كَمَثَلِ الشَّيْطَانِ إِذْ قَالَ لِلْإِنْسَانِ اكْفُرْ فَلَمَّا كَفَرَ قَالَ إِنِّي بَرِيءٌ مِنْكَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ

Arab-Latin: Kamaṡalisy-syaiṭāni iż qāla lil-insānikfur, fa lammā kafara qāla innī barī`um mingka innī akhāfullāha rabbal-'ālamīn

Terjemah Arti: (Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia berkata kepada manusia: "Kafirlah kamu", maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta Alam".

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

16. Perumpamaan orang-orang munafik yang mendorong orang-orang Yahudi untuk berperang dan menjanjikan kemenangan kepada mereka atas Rasulullah adalah seperti setan yang menghiasi kekafiran bagi manusia dan menyerukannya kepadanya, tetapi setelah dia kafir, setan berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri darimu, aku takut kepada Allah Tuhan alam semesta.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

16. Permisalan mereka dalam hal pendengaran mereka dari orang-orang munafik seperti setan tatkala menjadikan kekufuran terasa indah untuk manusia. Namun setelah ia kafir dikarenakan setan telah menghiasi kekufuran untuknya, setan berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri darimu atas kekufuranmu, sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb seluruh makhluk.”

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

15. كَمَثَلِ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ((Mereka adalah) seperti orang-orang sebelum mereka)
Yaitu orang-orang musyrik.

قَرِيبًا ۖ( yang belum lama)
Yakni pada waktu yang belum lama.

ذَاقُوا۟ وَبَالَ أَمْرِهِمْ(mereka telah merasai akibat buruk dari perbuatan mereka)
Yakni akibat buruk dari kekafiran mereka di dunia dengan terbunuh pada perang Badar, dan perang ini terjadi enam bulan sebelum perang Bani Nadhir.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

16. Bisikan orang munafik kepada Yahudi itu seperti bisikan setan ketika menyuruh manusia: Kafirlah. Kemudian ketika manusia itu kafir kepada Tuhannya, setan berkata: Aku tidak ada urusan dengan kalian, sesungguhnya Aku takut kepada Allah Tuhan semesta alam

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Ketahuilah wahai Nabi Allah, bahwa mereka ini yaitu orang-orang munafik yang menghiasi keburukan dan kefasikan bagi yahudi bani nadhir dan menjanjikan mereka untuk menolong mereka; Yang kemudian mereka berlepas diri dari janji mereka; Sebagaimana setan yang menghasut kafir Mekkah dan selain mereka yang kufur, maka ketika setan tersebut melihat adzab, ia berlepas diri dari mereka orang-orang kafir dan meninggalkan mereka. Ia (setan) berkata kepada mereka : Sesungguhnya aku takut dengan adzab Allah dan permusuhan-Nya jika aku berperang (membantu) kalian.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

16. Perumpamaan orang-orang munafik yang menipu teman-teman mereka dari kalangan ahli kitab itu adalah “seperti setan ketika berkata pada manusia, ‘Kafirlah kamu’.” Maksudnya, setan menghias kekufuran dan menjadikannya indah untuknya serta menyerunya padanya. Ketika ia telah kufur dan mendapatkan kesengsaraan, setan tidak lagi membawa manfaat bagi mereka yang telah memalingkannya dan menyeru pada ajakannya, setan berlepas diri darinya, “dia berkata, ‘Sesungguhnya aku berlepas diri darimu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta alam’.” Maksudnya, aku tidak memiliki kekuasaan untuk menangkal siksaan darimu, aku sama sekali tidak berguna bagimu.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Ia menghias kekafiran dan mengajak kepadanya.

Yakni aku tidak dapat menghilangkan azab yang menimpamu dan tidak dapat memberikan kebaikan kepadamu meskipun sedikit.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Bujukan orang-orang munafik kepada bani nadir untuk bekerja sama melawan kaum muslim dan berjanji akan menolong bani nadir, jika diserang dan diusir seperti bujukan setan ketika ia berkata kepada manusia dengan meyakinkan, 'kafirlah kamu kepada Allah dan rasul-Nya!' kemudian ketika manusia itu mengikuti bujukan setan menjadi kafir kepada Allah dan rasul-Nya, ia, setan itu, berkata kepada orang-orang yang sudah berhasil dijerumuskan, 'sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, kamu sendiri yang harus mempertanggungjawabkan perbuatan kamu di hadapan Allah di akhirat, karena sesungguhnya aku sendiri sebenarnya takut kepada Allah, terutama saat diminta pertanggungjawaban di hadapan Allah, tuhan seluruh alam. '17. Maka kesudahan bagi keduanya, baik yang menggoda maupun yang digoda, bahwa keduanya masuk ke dalam neraka, karena perbuatan mereka sendiri. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya tanpa ada peluang keluar dari neraka. Demikianlah balasan Allah di akhirat bagi orang-orang zalim, yaitu orang-orang yang menganiaya diri sendiri dengan memilih menjadi manusia yang kafir, bukan manusia yang beriman.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Hasyr Ayat 17 Arab-Latin, Surat Al-Hasyr Ayat 18 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Hasyr Ayat 19, Terjemahan Tafsir Surat Al-Hasyr Ayat 20, Isi Kandungan Surat Al-Hasyr Ayat 21, Makna Surat Al-Hasyr Ayat 22

Category: Surat Al-Hasyr

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!