Surat Al-Waqi’ah Ayat 84

وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ

Arab-Latin: Wa antum ḥīna`iżin tanẓurụn

Artinya: Padahal kamu ketika itu melihat,

« Al-Waqi'ah 83Al-Waqi'ah 85 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Pelajaran Berharga Berkaitan Surat Al-Waqi’ah Ayat 84

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Waqi’ah Ayat 84 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada pelbagai pelajaran berharga dari ayat ini. Didapatkan pelbagai penjelasan dari berbagai ahli tafsir terhadap makna surat Al-Waqi’ah ayat 84, misalnya seperti termaktub:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

83-85. Apakah kalian sanggup, manakala nafas seseorang di antara kalian naik ke tenggorokan saat Sakaratulmaut dan kalian ikut hadir di sana, untuk menahan ruh nya dari jasadnya? Tidak akan sanggup. Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian dengan para malaikat Kami, tetapi kalian tidak melihat mereka.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

84. Dan kalian pada saat itu menyaksikan orang yang sedang sekarat di hadapan kalian.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

84. وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ (padahal kamu ketika itu melihat)
Yakni kalian melihatnya keluar ruhnya, dan ketika itu kalian tidak dapat menolongnya atau meringankan beban yang dia hadapi.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

84. Sedangkan kalian semua yang berada di dekat mereka itu melihat bagaimana mereka menghadapi sakaratul maut. Kalian tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka, bahkan untuk sekedar meringankan kepedihan mereka


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{padahal kalian ketika itu melihat


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

83-85. “Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tapi kamu tidak melihat.” Maksudnya, maka mengapa tatkala ruh telah sampai di kerongkongan, padahal kalian melihat orang yang sedang sekarat dalam keadaan seperti itu, sedangkan sebenarnya Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian dengan ilmu Kami dan para malaikat Kami, akan tetapi kalian tidak melihat?


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 83-87
Allah SWT berfirman: (Maka mengapa ketika sampai) yaitu ruh (di kerongkongan) yaitu, tenggorokan. Hal ini terjadi di saat seseorang mengalami sekarat, Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Sekali-kali jangan. Apabila napas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan (26) dan dikatakan (kepadanya), "Siapakah yang dapat menyembuhkan?” (27) Dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia) (28) dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan) (29) kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu digiring (30)) (Surah Al-Qiyamah) Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (padahal ketika itu kamu melihat (84)) yaitu kepada orang yang sedang mengalami sakaratul maut (dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu) yaitu malaikat-malaikat Kami (Tetapi kamu tidak melihat) yaitu, tetapi kalian tidak melihat mereka, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya (61) Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah. Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu) kepunyaan-Nya. Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat (62)) (Surah Al-An'am)
Firman Allah SWT: (maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)? (86) Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya)) Maknanya adalah bahwa mengapa kalian tidak mengembalikan ruh yang sekarang sampai di kerongkonganmu ke tempatnya semula dalam tubuhmu, jika kalian merasa tidak berada dalam kekuasaan Allah?
Ibnu Abbas berkata bahwa maknannya adalah dihisab. Diriwayatkan juga hal yang serupa dari Mujahid, Ikrimah, Al-Hasan, Qatadah, dan Adh-Dhahhak.


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Waqi’ah ayat 84: 83-85. Allah berkata dengan maksud melemahkan mereka : Apakah kalian mampu wahai orang-orang musyrik, jika nyawa salah satu di antara kalian telah sampai kerongkongan ketika akan dicabut dan kalian melihatnya ketika itu, dapatkan kalian menghalanginya agar tidak keluar ? Ketahuilah bahwa Allahlah dengan ilmu dan kuasa-Nya beserta para malaikat-Nya yang menggenggam ruh-ruh yang dekat dengan kalian, akan tetapi kalian tidak dapat melihatnya.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Waqi’ah Ayat 84

83-85. Pada ayat-ayat ini Allah memberi peringatan kepada mereka yang mendustakan-Nya, terlebih lagi saat sakaratul maut tiba. Bila telah tiba waktunya, semua manusia akan meninggal, maka kalau begitu mengapa kamu tidak mencegah kedatangan kematian, ketika nyawa yang menjadi tanda kehidupan telah sampai di kerongkongan, dan kamu ketika itu melihat bagaimana penderitaan orang yang sekarat itu, dan kami serta para malaikat lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu ketika itu tidak melihat keberadaan kami'83-85


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian beberapa penafsiran dari berbagai mufassirun terhadap isi dan arti surat Al-Waqi’ah ayat 84 (arab-latin dan artinya), moga-moga bermanfaat untuk ummat. Sokong dakwah kami dengan memberi link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Link Sering Dikaji

Baca berbagai topik yang sering dikaji, seperti surat/ayat: Al-Insyirah 6, An-Nur 26, Thaha, Al-Ahzab 56, Ali ‘Imran 110, Al-Anfal. Ada pula Al-Jumu’ah 10, An-Nisa 29, An-Nisa 146, Al-Jatsiyah, Al-Baqarah 168, Al-Baqarah 152.

  1. Al-Insyirah 6
  2. An-Nur 26
  3. Thaha
  4. Al-Ahzab 56
  5. Ali ‘Imran 110
  6. Al-Anfal
  7. Al-Jumu’ah 10
  8. An-Nisa 29
  9. An-Nisa 146
  10. Al-Jatsiyah
  11. Al-Baqarah 168
  12. Al-Baqarah 152

Pencarian: bil khair artinya, ijaza anas, kaligrafi surat al kautsar ayat 1-3, kandungan surat al mulk, kandungan surah ali imran ayat 190-191

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.