Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Waqi’ah Ayat 64

أَأَنْتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ

Arab-Latin: A antum tazra'ụnahū am naḥnuz-zāri'ụn

Terjemah Arti: Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

63-67. Tidakkah kalian memperhatikan tanaman yang kalian tanam? Apakah kalian yang menghidupkannya dari bumi atau Kami yang menetapkan batangnya di bumi? Bila Kami berkehendak, niscaya Kami menjadikan tanaman tersebut rontok mengering sehingga tidak bisa dimakan, lalu kalian heran terhadap apa yang menimpa tanaman kalian. Kalian berkata, “Sungguh kami merugi dan diazab. Kami gagal panen dan tidak mendapatkan rizki.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

64. Apakah yang menanam dan menumbuhkan berbagai macam tanaman dan pepohonan itu adalah kalian? Atau-kah Kami?

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

63-67. Ini adalah bukti yang kedua atas benarnya akan kebangkitan, dimana Allah berkata : Kabarkan kepada-Ku tentang benih yang tumbuh di tanah kalian, apakah kalian yang menumbuhkan tumbuhan dari bumi ?! Ataukah Kami yang menumbuhkannya ? Jika seandainya Kami menjadikannya (bumi) untuk bercocok tidak berbuah, dan tidak memiliki manfaat, maka kalian akan tercengang berkepanjangan karena cocok tanam kalian tanpa membuahkan hasil, dan berkatalah mereka yang keheranan : Sungguh kami adalah orang-orang yang merugi dengan kerugian yang besar; Hilang dari kami hasil (bercocok tanam) tanpa hasil yang sesuai; Bahkan Kami jadikan mereka tidak mendapatkan hasil apa-apa dari bercocok tanam mereka.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Yakni apakah kamu yang megeluarkannya dari dalam bumi atau menumbuhkannya atau mengeluarkan tangkai dan buahnya sehingga menjadi biji yang dapat dipanena dan buah yang masak? Ataukah Allah yang sendiri melakukannya dan memberimu nikmat dengannya. Perbuatan kamu hanyalah menggarap tanah, menabur benih dan menyiraminya selanjutnya kamu tidak mengetahui apa yang terjadi dan kamu tidak berkuasa lagi setelahnya.

Oleh karena itu, Allah Subhaanahu wa Ta'aala mengingatkan kita bahwa tanaman yang kita tanam sesungguhnya siap menerima bahaya jika Allah tidak menjaganya dan memeliharanya, agar menjadi bahan makanan bagi kita sampai waktu tertentu.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


63-64. Maka terangkanlah kepadaku, wahai pengingkar, tentang benih yang kamu tanam di ladang. Kamukah yang menumbuhkannya hingga menjadi tanaman atau kamikah yang menumbuhkannya hingga menjadi besar dan berbuah'65-67. Sekiranya kami kehendaki, pepohonan subur dan berbuah lebat yang kami tumbuhkan itu dapat kami hancurkan sampai kering dan lumat sehingga tidak lagi bermanfaat. Bila hal ini terjadi maka kamu akan heran dan tercengang sambil berkata, 'sesungguhnya, akibat peristiwa tidak terduga itu, kami benar-benar menderita kerugian yang sangat besar, bahkan kami benar-benar akan menjadi orang yang tidak mendapat hasil apa-apa. '.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Waqi’ah Ayat 65 Arab-Latin, Surat Al-Waqi’ah Ayat 66 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Waqi’ah Ayat 67, Terjemahan Tafsir Surat Al-Waqi’ah Ayat 68, Isi Kandungan Surat Al-Waqi’ah Ayat 69, Makna Surat Al-Waqi’ah Ayat 70

Category: Surat Al-Waqi'ah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!