Surat Ar-Rum Ayat 26

وَلَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ كُلٌّ لَّهُۥ قَٰنِتُونَ

Arab-Latin: Wa lahụ man fis-samāwāti wal-arḍ, kullul lahụ qānitụn

Terjemah Arti: Dan kepunyaan-Nya-lah siapa saja yang ada di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk.

Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Surat Ar-Rum Ayat 26

Terdokumentasi aneka ragam penjelasan dari banyak ulama tafsir berkaitan makna surat Ar-Rum ayat 26, misalnya seperti di bawah ini:

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Hanya milik Allah semata semua yang ada di langit dan di bumi, mencakup malaikat, manusia, jin, binatang, tumbuh-tumbuhan dan benda mati. Semua itu tunduk kepada perintah Allah dan patuh kepada kesempurnaanNya.


Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

26. Dan hanya bagi Allah semata apa yang ada di langit, dan hanya bagi Allah semata apa yang ada di bumi, baik secara kepemilikannya, penciptaannya dan penentuannya. Setiap yang ada di langit dan setiap yang ada di bumi dari para makhluk-makhluk-Nya tunduk kepada-Nya dan pasrah kepada perintah-Nya.


Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

26. Milik Allah semata segala makhluk yang ada di tujuh langit dan bumi, semuanya tunduk kepada ketetapan Allah.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

26. وَلَهُۥ مَن فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۖ (Dan kepunyaan-Nya-lah siapa saja yang ada di langit dan di bumi)
Dari seluruh makhluk yang ada. Dia-lah yang memiliki yang mengatur dan yang menciptakan semua itu, tanpa campur tangan selain-Nya.

كُلٌّ لَّهُۥ قٰنِتُونَ (Semuanya hanya kepada-Nya tunduk)
Yakni penuh ketaatan.


Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

26. Dan milik Allah itu segala sesuatu di langit dan bumi baik kerajaan, makhluk, dan hamba. Semuanya taat kepadaNya dan tunduk atas kehendakNya di langit dan bumi berupa kehidupan dan kematian, kesehatan dan sakit, serta kebangkitan, penghisaban dan lainnya.


Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

26. “dan kepunyaanNya-lah siapa saja yang ada di langit dan bumi,” semuanya adalah ciptaanNya, dan hamba-hambaNya. Dia-lah yang berwenang mengendalikan mereka tanpa ada pesaing, penolong ataupun penentang; semua mereka tunduk kepada keagunganNya, patuh kepada kesempurnaanNya.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Ar-Rum ayat 26: Ketahuilah wahai manusia bahwasanya Allah sajalah yang memberi karunia apa yang ada di langit dan di bumi dari para malaikat, manusia, jin dan selainnya dari makhluk ciptaan-Nya. Dialah pencipta, raja, dan penguasa. Setiap dari makhluk tersebut diperintahkan untuk beribadah dan taat (baik ketaatan atas kuasa-Nya, maupun ketaatan atas kehendak-Nya). Maka semua yang tunduk dengan apa yang Allah inginkan dari kehidupan, mati, kebangkitan, sehat, sakit, kaya, miskin, mulia, terhina, maka seorang mukmin memiliki perbedaan dalam ketaatan hati, bukan hanya ketaatan atas kuasa Allah saja.


Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yakni milik-Nya, ciptaan-Nya, dan hamba-Nya. Dia pula yang mengatur tanpa ada yang menentang, dan tanpa pembantu. Semuanya tunduk kepada keagungan dan kesempurnaan-Nya.


Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Ar-Rum Ayat 26

Mahasuci dan terpujilah Allah karena hanya milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk, patuh dan siap sedia melaksanakan perintah-Nya. 27. Hari kebangkitan bukanlah sesuatu yang mustahil bagi Allah, sebab dialah yang memulai penciptaan manusia dari tidak ada kemudian mengulanginya dengan membangkitkan kembali menjadi makhluk yang baru, dan yang demikian itu menurut akalmu, wahai orang-orang kafir, mestinya lebih mudah bagi-Nya. Hanya bagi-Nya sifat yang mahatinggi di langit dan di bumi sebagai tuhan yang maha esa, tidak ada yang serupa dengan-Nya, dan penyandang segala kesempurnaan. Dan dia yang mahaperkasa tanpa tandingan, mahabijaksana dalam penciptaan dan pengurusan-Nya.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Itulah beberapa penjelasan dari berbagai ulama tafsir terkait makna surat Ar-Rum ayat 26, moga-moga memberi kebaikan bagi ummat. Support dakwah kami dengan memberi hyperlink ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Lainnya: Ar-Rum Ayat 27 Arab-Latin, Ar-Rum Ayat 28 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Ar-Rum Ayat 29, Terjemahan Tafsir Ar-Rum Ayat 30, Isi Kandungan Ar-Rum Ayat 31, Makna Ar-Rum Ayat 32

Terkait: « | »

Kategori: 030. Ar-Rum

Artikel: Topik, Serial, Doa Dzikir, Lain-lain, Updates