Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Yunus Ayat 100

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تُؤْمِنَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ

Arab-Latin: Wa mā kāna linafsin an tu`mina illā bi`iżnillāh, wa yaj'alur-rijsa 'alallażīna lā ya'qilụn

Terjemah Arti: Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan tidaklah satu jiwa beriman kepada Allah, kecuali dengan izin Allah dan taufikNya.Maka janganlah kamu memaksakan diri dalam urusan itu, sebab sesungguhnya nasib mereka tergantung kepada Allah. Dan Allah akan menjatuhkan siksaaan dan kehinaan pada orang-orang yang tidak mau memahami perintah dan laranganNya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

100. Dan tidak sepatutnya seseorang beriman atas kemauannya sendiri, melainkan dengan izin Allah. Jadi iman tidak akan terjadi tanpa kehendak Allah. Maka janganlah engkau terlalu berduka terhadap mereka. Dan Allah menimpakan azab dan kehinaan kepada orang-orang yang tidak memahami hujah-hujah-Nya, perintah-perintah-Nya dan larangan-larangan-Nya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

100. وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَن تُؤْمِنَ إِلَّا بِإِذْنِ اللهِ ۚ (Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah)
Yakni tidak ada seorangpun yang teguh dan istiqamah dalam keimanannya kepada Allah kecuali dengan izin-Nya, karena sesuatu tidak mungkin terjadi tanpa kehendak-Nya.

وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ(dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya)
makna kemurkaan disini yakni azab, atau perbuatan hina yang menjadi sebab turunnya azab kepada orang-orang kafir yang tidak mau memahami hujjah-hujjah Allah dan tidak mau memikirkan ayat-ayat-Nya serta tidak mau memahami dalil-dalil yang ditegakkan atas mereka; dan contoh dari hal ini adalah mereka tidak mau memahami bahwa keimanan dan petunjuk hanya di tangan Allah, oleh sebab itu mereka tidak memohon kepada-Nya agar memberi mereka petunjuk menuju jalan yang lurus sehingga mereka tetap dalam kemurkaan dan kehinaan dan berhak mendapat kemarahan Tuhan mereka.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

100 Tidak ada seorangpun bisa beriman kecuali atas kehendak dan pertolongan Allah. Tidak ada yang terjadi tanpa kehendakNya dan kami tidak mampu menunjukkan orang kepada jalannya. Sesungguhnya hal itu dikembalikan kepada Allah SWT. Allah menimpakan azab-Nya atas orang-orang yang tidak berpikir tentang ayat-ayatNya.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Yakni dengan iradah dan kehendak-Nya serta izinnya yang bersifat qadari (terhadap alam semesta) lagi syar’i (sesuai syari’at-Nya). Oleh karena itu, jika di antara makhluk ada yang siap menerimanya, maka iman akan tumbuh dalam dirinya, kemudian Allah akan memberinya taufiq dan hidayah-Nya.

Untuk mentadabburi ayat-ayat Allah Ta’ala, memperhatikan nasehat dan pelajaran-Nya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Keimanan tidak bisa dipaksakan, tetapi harus atas dasar kerelaan, dan tidak seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah, dan Allah menimpakan azab, yakni berupa kekufuran yang berakibat pada kekotoran jiwa dan kegoncangan hati kepada orang yang tidak mengerti, yakni tidak mempergunakan akalnya untuk memikirkan petunjuk-Nya, sehingga tidak bisa melihat dan menerima kebenaran. Setelah dijelaskan pada ayat sebelumnya bahwa Allah akan menimpakan azab kepada orang yang tidak mau mempergunakan akalnya, lalu pada ayat ini Allah memerintahkan kepada nabi Muhammad, katakanlah kepada mereka, perhatikanlah ciptaan Allah, yaitu apa saja yang ada di langit dan di bumi! jika mereka mau menggunakan akal mereka untuk memikirkan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah, tentu mereka sudah beriman. Namun mereka enggan melakukannya, sehingga tidaklah bermanfaat tanda-tanda kebesaran Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang yang tidak beriman, karena mereka menutup hati mereka untuk menerima kebenaran.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Yunus Ayat 101 Arab-Latin, Surat Yunus Ayat 102 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Yunus Ayat 103, Terjemahan Tafsir Surat Yunus Ayat 104, Isi Kandungan Surat Yunus Ayat 105, Makna Surat Yunus Ayat 106

Category: Surat Yunus

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!