Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Yunus Ayat 95

وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Arab-Latin: Wa lā takụnanna minallażīna każżabụ bi`āyātillāhi fa takụna minal-khāsirīn

Terjemah Arti: Dan sekali-kali janganlah kamu termasuk orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang rugi.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan janganlah kamu sekali-kali (wahai Rasul), termasuk di antara orang-orang yang mendustakan hujjah-hujjah Allah dan bukti-bukti kebenaraNya akibatnya kamu akan termasuk orang-orang yang merugi, yang Allah akan memurkai mereka dan mereka akan memperoleh siksaNya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

95. Dan jangan sekali-kali engkau termasuk di antara orang-orang yang mendustakan hujah-hujah dan bukti-bukti dari Allah. Karena dengan begitu engkau akan termasuk ke dalam golongan orang-orang yang merugi. Yaitu orang-orang yang merugikan dirinya sendiri dengan cara menjerumuskannya ke dalam jurang kehancuran disebabkan oleh kekafiran mereka. Semua peringatan itu dimaksudkan untuk menjelaskan betapa bahayanya kebimbangan dan pendustaan tersebut. Jika tidak, sesungguhnya Nabi terpelihara dari kesalahan semacam itu.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

95 Maka kamu sekali-kali janganlah termasuk orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kauniyah dan manziliyyah (Al-Qur’an) Allah yang menyebabkan kamu tergolong orang yang merugi di dunia dan akhirat. Ini adalah untuk memotivasi dan meneguhkan serta untuk memberi perhatian bagi umat sebagai asas bagi pemimpin dan teladannya.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Ayat 94-95 menjelaskan bahwa Allah Subhaanahu wa Ta'aala melarang dua hal; meragukan Al Qur’an dan mendustakannya, di mana orang yang melakukannya akan menjadi rugi; kehilangan pahala di dunia dan di akhirat dan sebaliknya, malah mendapatkan siksa di dunia dan akhirat. Larangan terhadap sesuatu adalah perintah kepada kebalikannya, sehingga kita diperintahkan membenarkannya secara sempurna, merasa tenang kepadanya serta mendatanginya baik dengan mengilmuinya maupun dengan mengamalkan, sehingga seorang hamba memperoleh keuntungan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Setelah dilarang meragukan kebenaran wahyu yang diturunkan kepada nabi Muhammad, lalu ditegaskan, janganlah sekali-kali engkau termasuk orang yang mendustakan, yakni mengingkari ayat-ayat Allah, nanti engkau termasuk orang yang rugi, yakni celaka bahkan dalam kecelakaan yang besar, karena jauh dari rahmat Allah. Sungguh, orang-orang yang telah dipastikan mendapat ketetapan tuhanmu, yakni mereka memilih tidak akan menerima kebenaran, maka pasti mereka tidaklah akan beriman, meskipun mereka mendapat, yakni menyaksikan dan telah datang kepada mereka segala bukti tanda-tanda kebesaran Allah, hingga mereka menyaksikan, yakni merasakan azab yang pedih. Ketika azab itu datang, iman seseorang sudah tidak berguna lagi.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Yunus Ayat 96 Arab-Latin, Surat Yunus Ayat 97 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Yunus Ayat 98, Terjemahan Tafsir Surat Yunus Ayat 99, Isi Kandungan Surat Yunus Ayat 100, Makna Surat Yunus Ayat 101

Category: Surat Yunus

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!