Quran Surat Al-Baqarah Ayat 39


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَآ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

Arab-Latin: Wallażīna kafarụ wa każżabụ bi`āyātinā ulā`ika aṣ-ḥābun-nār, hum fīhā khālidụn

Terjemah Arti: Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Tafsir Quran Surat Al-Baqarah Ayat 39

39. Adapun orang-orang yang ingkar dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu adalah penghuni neraka yang menetap di dalamnya.”

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Dan orang-orang yang mengingkari dan mendustakan ayat-ayat kami yang terbaca dalam kitab dan bukti bukti keesaan kami, mereka itulah orang-orang yang akan selalu tinggal menetap di dalam neraka mereka kekal abadi di dalamnya tidak akan keluar darinya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

39. Adapun orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan tanda-tanda-Nya maka tempat kembali mereka adalah neraka, mereka akan kekal di dalamnya.

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

39. وَالَّذِينَ كَفَرُوا (Adapun orang-orang yang kafir)
Yakni kafir kepada Allah, tidak menerima hidayah-Nya, dan tidak beramal dengan kitab yang diturunkan.


أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ (mereka itu penghuni neraka)
Yakni senantiasa didalam neraka.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

Adapun orang-orang yang kafir kepada Allah, mengingkari keesaanNya, berpaling dari petunjukNya dan kitab-kitabNya yang telah diturunkan dan mendustakan Al-Qur’an adalah penduduk neraka. Mereka menetap disana dan tidak (dapat) keluar selama-lamanya

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

Allah kemudian menjelaskan bahwasanya mereka yang menolak kebenaran dan mendustakannya maka sungguh mereka dibalas dengan neraka jahanam yang kekal mereka di dalamnya , yang tidak akan pernah mereka keluar darinya selamanya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

39. Demikian juga menghilangkan “kesesatan” dan “kesengsaraan” dari orang yang mengikuti petunjukNya. Dan apabila kedua hal itu juga telah hilang, niscaya tetaplah hal yang menjadi kebalikan keduanya yaitu hidayah dan kebahagiaan. Barangsiapa yang mengikuti petunjukNya, niscaya dia akan memperoleh rasa aman dan kebahagiaan dunia dan akhirat dan juga hidayah, dan hilanglah darinya segala hal yang dibenci berupa kekhawatiran, kesedihan dan kesesatan, serta kesengsaraan, dan dia memperoleh hal yang diharap-harapkan dan lenyaplah hal yang di takuti. Hal ini akan terbalik bagi orang yang tidak mengikuti petunjukNya lalu ia kufur kepadaNya dan mendustakan ayat-ayatNya; "mereka itulah penghuni neraka", maksudnya, orang-orang yang senantiasa di neraka sebagaimana kebersamaan seorang teman dengan temannya atau seorang yang berhutang terhadap pemberi hutang. “Mereka kekal di dalamnya, ” mereka tidak akan keluar darinya, dan azab tidak akan berhenti menyiksa mereka, dan mereka sama sekali tidak akan ditolong.
Dalam ayat ini dan ayat-ayat yang semisalnya terkandung dalil tentang pengelompokkan makhluk dari jin dan manusia kepada kelompok bahagia dan sengsara, juga terkandung penjelasan tentang sifat-sifat kedua kelompok tersebut serta perbuatan-perbuatan yang mengakibatkan kepada kedua kelompok tersebut, dan bahwasanya jin itu seperti manusia dalam hal pahala dan hukuman sebagaimana mereka juga sama dengan manusia dalam hal ( kewajiban menjalankan) perintah dan (menjauhi) larangan.
Kemudian Allah ta’ala mulai mengingatkan Bani Israil akan nikmat-nikmatNya terhadap mereka dan anugerah-anugerahNya atas mereka.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

Makna kata :
كَفَرُواْ وَكَذَّبُواْ : Mereka mengingkari syariat Allah dan mendustakan rasulNya.
أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ : Penghuni neraka yang mana mereka tidak akan pernah meninggalkan neraka serta tidak akan keluar darinya.

Makna ayat :
Lantas Allah memberikan ancaman kepada orang-orang yang ingkar kepadaNya dan mendustakan rasulNya, tidak beriman dan tidak beramal shaleh, bahwa mereka akan kekal di neraka selamanya.

Pelajaran dari ayat :
3. Balasan bagi orang yang ingkar kepada Allah dan mendustakan rasulNya adalah kekal di dalam neraka.

Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi

Dalam ayat tersebut digunakan lafaz "as-haab" jamak dari kata shaahib yang artinya "kawan", yakni mereka itu kawan-kawan neraka yang selalu bersama dengannya sebagaimana bersamanya seseorang dengan kawannya.

Ayat 38 dan 39 menunjukkan bahwa manusia dan jin terbagi dua ada yang berbahagia dan ada yang celaka, di masing-masing ayat tersebut disebutkan sifat golongan yang berbahagia dan golongan yang celaka serta amalan yang menjadi sebabnya, demikian juga menunjukkan bahwa jin dan manusia sama dalam hal pahala dan siksa serta dalam hal kewajiban menjalankan perintah dan menjauhi larangan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Adapun sebaliknya, orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami dan enggan bertobat, mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya bukan saja karena mereka kafir, tetapi juga karena mereka mendustakan ayat-ayat kami, yakni tahu dan mengerti ayat-ayat kami, tetapi menolaknyaayat ini dan beberapa ayat setelahnya berbicara tentang bani israil, yakni anak keturunan israil, nama lain dari nabi yakub, cucu nabi ibrahim. Mereka juga dikenal dengan sebutan yahudi. Wahai bani israil! ingatlah dan renungkanlah nikmat-nikmat-ku yang telah aku berikan kepadamu dan nenek moyangmu seperti turunnya petunjuk-petunjuk ilahi, penyelamatan dari musuh-Musuhmu, dan lain-lain. Dan penuhilah janjimu kepada-ku yang telah kamu nyatakan di dalam jiwamu, niscaya aku penuhi pula janji-ku kepadamu dengan memberi keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia serta pahala dan surga di akhirat nanti, dan takutlah serta tunduklah kamu hanya kepada-ku saja.

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Related: Quran Surat Al-Baqarah Ayat 40 Arab-Latin, Quran Surat Al-Baqarah Ayat 41 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Quran Surat Al-Baqarah Ayat 42, Terjemahan Tafsir Quran Surat Al-Baqarah Ayat 43, Isi Kandungan Quran Surat Al-Baqarah Ayat 44, Makna Quran Surat Al-Baqarah Ayat 45

Category: Surat Al-Baqarah


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!