Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-A’raf Ayat 186

مَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَلَا هَادِيَ لَهُ ۚ وَيَذَرُهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

Arab-Latin: May yuḍlilillāhu fa lā hādiya lahụ wa yażaruhum fī ṭugyānihim ya'mahụn

Terjemah Arti: Barangsiapa yang Allah sesatkan, maka baginya tak ada orang yang akan memberi petunjuk. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Barangsiapa yang Allah sesatkan dari jalan lurus, maka tidak ada pemberi petunjuk baginya, dan Allah akan meninggalkan mereka dalam kekufuran dan kebingungan dan keraguraguan.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

186. Barangsiapa yang tidak diberi petunjuk oleh Allah kepada kebenaran dan Dia sesatkan dari jalan yang lurus, maka tidak ada seorang pun yang dapat menunjukkannya ke jalan yang benar dan Allah akan membiarkan mereka kebingungan tanpa arah di dalam kesesatan dan kekafiran mereka.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

Pada kalimat pertama dari ayat ini menjelaskan bahwa barangsiapa yang dijerumuskan oleh Allah kepada kesesatan maka tidak satupun yang akan memberinya petunjuk, sedangkan kalimat kedua menunjukkan bahwa tersesatnya mereka karena pembangkangan yang diperbuat oleh mereka sendiri.

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim

186 Barangsiapa yang Allah sesatkan dari keimanan, maka tak ada orang yang akan memberi petunjuk kepadanya selamanya. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Mereka enggan mengikuti Al-Qur'an dan keterangan yang disampaikan rasul, sehingga berlakulah keketapan Allah, yaitu barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, karena pilihan dan usahanya sendiri, atau karena kebejatan hati dan keengganannya memanfaatkan petunjuk, maka baginya tidak ada seorang pun yang mampu memberi petunjuk guna mengantarkannya kepada kebahagiaan dan memberinya kemampuan untuk melaksanakan petunjuk. Allah akan terus membiarkannya selalu terombang-ambing dalam kesesatan, sehingga tidak menemukan jalan kebenaran. Wahai nabi Muhammad, mereka, yaitu kaum yahudi atau musyrik, atau siapa pun mereka, menanyakan kepadamu dengan maksud mengejek atau mengujimu tentang kiamat, yang pada hakikatnya mereka tidak akui adanya, atau mereka pun sebenarnya tahu bahwa hanya Allah yang tahu tentang itu, kapan terjadinya dan bagaimana mengetahuinya' katakanlah kepada mereka, sesungguhnya pengetahuan tentang waktu dan bagaimana kiamat itu terjadi ada pada tuhanku; tidak ada seorang pun yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain dia yang maha mengetahui. Kiamat itu sangat berat dan mencekam bagi makhluk yang di langit dan di bumi karena tidak ada yang mengetahuinya dan sangat besar huru-haranya. Ia tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba. Mereka mengulang bertanya tentang itu kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah, wahai nabi Muhammad, sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat ada pada Allah, sehingga tidak ada yang dapat mengetahui kecuali atas informasi-Nya, padahal dia telah menetapkan tidak memberitahu siapa pun tentang waktu kedatangannya. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui sehingga mereka terus bertanya atau menduga-duga, termasuk tentang hal-hal yang gaib lainnya.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-A’raf Ayat 187 Arab-Latin, Surat Al-A’raf Ayat 188 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-A’raf Ayat 189, Terjemahan Tafsir Surat Al-A’raf Ayat 190, Isi Kandungan Surat Al-A’raf Ayat 191, Makna Surat Al-A’raf Ayat 192

Category: Surat Al-A'raf

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!