Surat Al-Lail Ayat 8

Text Bahasa Arab dan Latin

وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَىٰ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup,

Tafsir Al-Mukhtashar

8. Adapun orang yang bakhil dengan hartanya dan ia tidak mengorbankan dari harta yang wajib diberikan, ia merasa cukup dengan hartanya dan tidak memohon kepada Allah atas karunia-Nya.

Tafsir Al-Muyassar

Sedangkan barangsiapa yang bakhil dengan hartanya,tidak membutuhkan pahala dari tuhannya,

Tafsir Hidayatul Insan

Ia pun menolak berinfak yang wajib maupun yang sunat, dan dirinya tidak senang mengerjakan kewajiban.

Yang dimaksud dengan merasa dirinya cukup ialah tidak memerlukan pertolongan Allah dan pahala-Nya, sehingga ia meninggalkan beribadah kepada-Nya dan merasa dirinya tidak butuh kepada Tuhannya, padahal tidak ada keselamatan dan keberuntungan kecuali jika Allah Subhaanahu wa Ta'aala yang dicintainya, disembahnya serta dihadapkan diri kepada-Nya.

Tafsir Kemenag

8-10. Dan adapun orang yang kikir terhadap hartanya dengan tidak memenuhi hak Allah dalam harta itu dan merasa dirinya cukup dengan apa yang dia punya sehingga tidak lagi memerlukan pahala dari Allah tidak mau beramal untuk kehidupan akhiratnya, serta mendustakan pahala yang terbaik, yaitu surga di akhirat; atau ingkar kepada Allah, hari akhir, dan apa yang Allah janjikan kepada mereka yang beramal saleh sehingga dia senantiasa melakukan maksiat, maka akan kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran dan kesengsaraan. Kami tutup hatinya dari keinginan untuk berbuat kebajikan dan kami tahan langkahnya untuk taat kepada kami

Referensi Tafsir

  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • Hidayatul Insan / Marwan bin Musa, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018