Surat Al-Haqqah Ayat 14

وَحُمِلَتِ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَٰحِدَةً

Arab-Latin: Wa ḥumilatil-arḍu wal-jibālu fa dukkatā dakkataw wāḥidah

Artinya: Dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.

« Al-Haqqah 13Al-Haqqah 15 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Tafsir Berharga Mengenai Surat Al-Haqqah Ayat 14

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Haqqah Ayat 14 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beraneka tafsir berharga dari ayat ini. Ditemukan beraneka penafsiran dari beragam mufassir mengenai isi surat Al-Haqqah ayat 14, antara lain sebagaimana tertera:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

13-18. Manakala malaikat meniup sangkakala sekali tiupan, yaitu tiupan pertama yang disusul dengan kehancuran alam semesta, bumi dan gunung-gunung di angkat dari tempatnya lalu keduanya hancur berkeping-keping dan dihantamkan dengan sekali hantaman. Saat itulah Hari Kiamat tiba. Langit terbelah, saat itu langit lemah dan rapuh, tidak kokoh dan tidak kuat, sedangkan para malaikat ada di sisi-sisi dan penjuru-penjurunya. Arasy Tuhanmu berada di atas mereka sambil dijunjung oleh 8 malaikat agung pada Hari Kiamat. Pada hari itu, kalian wahai manusia, dihadapkan kepada Allah untuk menghadapi perhitungan amal dan pembalasan, tidak ada sedikit pun rahasia kalian yang samar bagi Allah.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

14. Maka bersamaan dengan itu, terjadi berbagai peristiwa besar; di antaranya gunung-gunung tercabut dari tempatnya, ia terangkat bersama bumi dan saling dihantamkan sehingga gunung-gunung itu hancur berhamburan, sehingga bumi menjadi tempat yang lapang.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

14. Dan bumi serta gunung-gunung telah diangkat, lalu keduanya dibenturkan dengan sekali benturan yang keras hingga puing-puing bumi dan gunung-gunung menjadi tercerai-berai.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

14. فَدُكَّتَا دَكَّةً وٰحِدَةً (lalu dibenturkan keduanya sekali bentur)
Yakni keduanya dihantamkan sekali hantam saja. Pendapat lain mengatakan: yakni keduanya dihamparkan sekali hampar.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

14. Tanah dan gunung-gunung di angkat dari tempatnya. Keduanya saling berbenturan dan hancur lebur menjadi satu sehingga bumi menjadi rata dengan tanah.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Bumi dan gunung-gunung diangkat} diangkat {lalu dibenturkan dengan sekali benturan} dibenturkan dengan sekali benturan


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

13-18. Ketika Allah menyebutkan apa yang dilakukanNya terhadap orang-orang yang mendustakan para RasulNya dan bagaimana Allah memberi balasan serta menyegerakan siksaan mereka di dunia, Allah menyelamatkan para Rasul dan pengikutnya, hal ini menjadi pendahuluan balasan akhirat serta pembalasan amal perbuatan secara sempurna pada Hari Kiamat.
Allah menyebutkan berbagai hal mengerikan yang akan terjadi pada Hari KIamat. Pertama yang terjadi pada Hari Kiamat adalah ketika Israfil meniup “sangkakala”, ketika seluruh jasad bangkit pada tiupan pertama. Kemudian semua ruh keluar dan merasuk ke jasadnya masing-masing. Semua manusia berdiri menuju Rabb semesta alam. “Dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.” Maksudnya, gunung-gunung dicabut dan terlepas dari bumi kemudian di angkat hingga bumi menjadi datar sama sekali, tidak terlihat adanya tanah menurun dan tidak pula perbukitan. Inilah yang dilakukan Allah terhadap bumi beserta seluruh yang ada di atasnya. Sedangkan yang dilkaukan terhadap langit; langit bergetar, berjalan, terpecah dan warnanya berubah. Kekokohan dan kekuatan besar pun melemah setelah itu. Hal itu terjadi tidak lain dikarenakan sesuatu yang besar yang membuatnya terguncang dan dikarenakan urusan besar yang membuatnya lemah.
“Dan malaikat-malaikat” mulia “berada di penjuru-penjuru langit.” Yakni, berada di tepi-tepi langit dan di pancang-pancang langit. Mereka tunduk karena Rabb mereka dan merendah karena keagunganNya. “Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arasy Rabbmu di atas (kepala) mereka,” yakni para malaikat dengan kekuatan yang luar biasa ketika Allah datang untuk memutuskan perkara manusia dengan keadilan dan karuniaNya.
Karena itu Allah berfirman, “Pada hari itu kamu dihadapkan pada Rabbmu, tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).” Tidak raga dan hati kalian, tidak perbuatan dan sifat-sifat kalian, karena Allah Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Semua manusia dikumpulkan dalam keadaan telanjang dan tidak mengenakan alas kaki di tanah luas terbentang rata. Penyeru akan memperdengarkan kepada mereka. Pandangan Allah mengenai semua manusia. Pada hari itu Allah akan memberi balasan atas amal perbuatan mereka.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 13-18
Allah SWT memberitahukan tentang kengerian hari kiamat, yang hal ini terjadi pada tiupan pertama yang mengagetkan. Kemudian diiringi dengan tiupan kematian, ketika semua makhluk yang ada di langit dan bumi mati semuanya kecuali yang dikehendaki Allah. Kemudian setelahnya tiupan kebangkitan untuk menghadap kepada Tuhan alam semesta, maka bangkit dan hidup kembali semua makhluk. Dan itu terjadi pada tiupan ini. Dan ditegaskan di sini bahwa itu hanya satu kali tipuan saja; karena perintah Allah tidak dapat ditentang, tidak dapat dicegah, dan tidak perlu diulangi dan ditegaskan
Ar-Rabi' berkata bahwa itu adalah pada tiupan yang terakhir. Tetapi pendapat yang jelas adalah seperti apa yang kami sebutkan. Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur (14)) yaitu bumi digelarkan sebagaimana digelarkan kulit di pasar 'Ukaz, lalu bumi diganti dengan bumi lainnya (Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat (15)) yaitu, hari kiamat terjadi (dan terbelahlah langit, karena langit pada hari itu menjadi lemah (16))
Firman Allah (Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit) Al-Malak adalah isim jenis, yaitu para malaikat berada di semua penjuru langit.
Ibnu Abbas berkata mereka berada di bagian langit yang tidak lemah, yakni di semua pinggirannya
Firman Allah SWT: (Dan pada hari itu ada delapan malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka) yaitu pada hari kiamat, 'Arsy dipikul oleh delapan malaikat.
Firman Allah SWT: (Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah) (18)) yaitu kalian akan dihadapkan kepada Tuhan yang mengetahui rahasia dan pembicaraan rahasia yang tidak ada sesuatupun dari perkara kalian tersembunyi dariNya. Bahkan Dia mengetahui semua yang nyata, yang tersembunyi, rahasia dan yang terkandung di dalam hati. Oleh karena itu Allah berfirman: (tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah))


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Haqqah ayat 14: 13-18. Ketahuilah olehmu wahai manusia, jika malaikat telah meniupkan sangkakala dengan tiupan yang kedua, kemudian bumi akan terangkat begitu juga dengan gunung, kemudian dibenturkan keduanya, maka terbenturlah dengan sekali benturan. Dengan kejadian itu semua, maka terjadilah Al Waqi’ah, yaitu hari kiamat. Maka terbelah lah langit hingga terpisah, tidak utuh lagi dan juga padat atau, tiupan malaikat yang kedua adalah seruan untuk perubahan alam, awal perubahan alam dengan bentuk yang baru yang sebagaimana Allah inginkan untuk kebaikan kehidupan yang abadi, dengan dimulainya tiupan yang kedua ini. Kemudian Allah menjelaskan bahwa malaikat pada hari itu di sisi-sisi langit dan ujung-ujung langit untuk memenuhi perintah Allah. Dan malaikat pemikul Arsy Rabbnya, di atas (malaikat lain) di hari kiamat yang berjumlah delapan malaikat yang besar. Kemudian Allah menjelaskan bahwa manusia pada hari itu akan Allah berikan pemaparan atas balasan mereka, tidak ada yang tersembunyi bagi Allah sesuatu apapun dari mereka, tidak juga rahasia-rahasia mereka. Berkata Syaikh Abdul Aziz bin Baz tentang firman Allah وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍۢ ثَمَـٰنِيَةٌۭ : Hal ini terjadi pada hari kiamat, dan ketika di dunia sudah dikenal bahwa yang membawa Arsy adalah empat malaikat. Berkata DR Al Kabisi : Bawa Arsy disini hanya secara makna, berbeda pendapat antara Ahlus Sunnah; Bahkan terjadi perselisihan di antara para Nabi dan Al Qur’an. Dan sungguh menyimpang dari petunjuk Allah akan sebagian sifat-Nya dan sebagian permasalahan Aqidah yang di antaranya adalah ketinggian Allah.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Maka semuanya menjadi rata, tidak tampak tempat tinggi dan tidak tampak tempat rendah. Inilah yang dilakukan terhadap bumi. Ada pun terhadap langit, maka ia akan terbelah dan berubah warnanya dan menjadi lemah setelah sebelumnya kuat. Hal itu tidak lain karena perkara yang dahsyat yang membuatnya terbelah dan huru-hara yang besar yang membuatnya lemah.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Haqqah Ayat 14

13-15. Di awal surah diuraikan tentang kiamat, kini diuraikan tentang proses terjadinya kiamat. Maka apabila sangkakala ditiup oleh malaikat lsrafil sekali tiup, dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung dengan sangat mudahnya, lalu dibenturkan keduanya sekali benturan maka bumi menjadi datar, tidak ada lagi gunung dan lembah (lihat: surah t'h'/20:105-106). Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikianlah beraneka penjabaran dari banyak ahli tafsir terhadap kandungan dan arti surat Al-Haqqah ayat 14 (arab-latin dan artinya), moga-moga membawa manfaat bagi kita. Bantu kemajuan kami dengan memberi tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Halaman Terbanyak Dibaca

Tersedia banyak topik yang terbanyak dibaca, seperti surat/ayat: An-Nisa 29, Ali ‘Imran 110, An-Nur 26, Al-Insyirah 6, Al-Anfal, Al-Jumu’ah 10. Ada pula Al-Baqarah 152, Al-Ahzab 56, Thaha, Al-Baqarah 168, Al-Jatsiyah, An-Nisa 146.

  1. An-Nisa 29
  2. Ali ‘Imran 110
  3. An-Nur 26
  4. Al-Insyirah 6
  5. Al-Anfal
  6. Al-Jumu’ah 10
  7. Al-Baqarah 152
  8. Al-Ahzab 56
  9. Thaha
  10. Al-Baqarah 168
  11. Al-Jatsiyah
  12. An-Nisa 146

Pencarian: arti al baqarah ayat 275, berapa ayat surat ar rahman, surat al-fil adalah surat ke, berlomba lomba dalam kebaikan bahasa arab, surat al-kahf

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: