Quran Surat Asy-Syu’ara Ayat 150

فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ

Arab-Latin: Fattaqullāha wa aṭī'ụn

Terjemah Arti: Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;

Tafsir Quran Surat Asy-Syu’ara Ayat 150

150-152. Maka takutlah terhadap siksaan Allah, dan terimalah nasihatku, dan janganlah kalian tunduk kepada perintah orang-orang yang melewati batas terhadap diri mereka, yang tidak berhenti dalam bermaksiat kepada Allah, yang berjalan di muka bumi dengan membuat kerusakan tanpa ada tindakan untuk memperbaikinya.”

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

150. Maka bertakwalah kepada Allah dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, dan taatilah aku dalam perkara yang aku perintahkan dan yang aku larang atas kalian.

📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

150. فَاتَّقُوا۟ اللهَ وَأَطِيعُونِ (maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku)
Yakni bertakwalah kepada Allah dengan menjalankan kewajiban yang diperintahkan kepada kalian yaitu dengan mengesakan-Nya dalam ibadah dan beriman dengan risalah yang aku bawa kepada kalian, serta taatilah aku dalam setiap perintah dan laranganku.

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

150. Maka takutlah kepada azab Allah, dan taatilah perintah dan laranganku.

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

150-152. Setelah adanya pengingkaran mereka ini, Shalih berkata dengan perasaan takut kepada mereka : Bertaqwalah kepada Allah dan berimanlah, taatilah aku atas apa yang aku seru kepada kalian dari tauhid dan menjauhi kesyirikan, dan janganlah kalian mentaati orang-orang musyrik yang membolehkan menerobos batasan-batasan Allah. Karena sesungguhnya mereka di bumi membuat kerusakan dengan kesyirikan dan menyimpang dari jalan Allah, dan mereka tidak membuat kebaikan di bumi dengan meninggalkan tauhid dan iman kepada Allah dan Rasul-Nya.

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

145-152 “adakah kamu akan dibiarkan tinggal disini (di negeri kamu ini) dengan aman, di dalam kebun-kebun serta mata air, dan tanam-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut,” matang lagi banyak. Maksudnya, apakah kalian mengira bahwa kalian dibiarkan berada di dalam berbagai kebaikan dan kenikmatan begitu saja (sia-sia tanpa petunjuk), kalian berfoya-foya dan bersenang-senang sebagaimana halnya hewan ternak? Dan kalian dibiarkan begitu saja tanpa diperintah dan tanpa dilarang, dan kalian menggunakan kenikmatan-kenikmatan ini dalam kemaksiatan kepada Allah?
“dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk di jadikan rumah-rumah dengan rajin,” maksudnya, kalian benar-benar telah mencapai kepada kerajinan dan kepintaran hingga bisa membuat rumah-rumah dari gunung yang padat lagi sangat keras. “maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku; dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melewati batas, ”yaitu orang-orang yang melanggar batas, “yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan,” maksudnya, orang-orang yang karakter dan kebiasaannya adalah membuat kerusakan di muka bumi dengan melakukan kemaksiatan, mengajak kepadanya dengan serusak-rusaknya, bukan untuk memperbaikinya. Ini sangat berbahaya sekali, karena merupakan kejahatan murni. Bagi mereka, seakan-akan ada beberapa orang yang siap untuk menentang nabi mereka, diciptakan untuk mengajak kepada jalan kesesatan. Maka mereka di larang oleh Nabi shaleh agar tidak terpedaya dengan mereka. Mungkin mereka adalah orang-orang yang disebutkan oleh Allah,
“dan di kota itu ada sembilah orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan,” (an-naml:48)

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

150. Maka bertakwalah kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya dan taatlah kepadaku terhadap apa yang aku sampaikan kepadamu, karena aku adalah utusan Allah;151. Dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas, mereka adalah pemuka masyarakat yang kafir, sombong, selalu berbuat onar dan maksiat. Orang-orang yang melakukan itu berjumlah 9 orang (lihat juga: surah an-naml/27: 48).

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Terkait: « | »

Kategori: 026. Asy-Syu'ara