Surat Al-Kahfi Ayat 30

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا

Arab-Latin: Innallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti innā lā nuḍī'u ajra man aḥsana 'amalā

Artinya: Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.

« Al-Kahfi 29Al-Kahfi 31 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Penting Mengenai Surat Al-Kahfi Ayat 30

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Kahfi Ayat 30 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beraneka kandungan penting dari ayat ini. Ditemukan beraneka penjabaran dari beragam mufassir terkait kandungan surat Al-Kahfi ayat 30, di antaranya seperti berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya dan mengerajakan amal shalih, bagi mereka balasan baik yang paling besar. Sesungguhnya Kami tidak menyia-nyiakan pahala-pahala mereka, dan tidak pula menguranginya atas kebajikan yang mereka perbuat sebaik-baiknya.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

30-31. Orang-orang beriman yang mengerjakan amal-amal shalih tidak akan Kami sia-siakan pahala amalan mereka tersebut. Mereka adalah orang-orang yang meraih derajat yang tinggi yang akan mendapatkan surga-surga yang mereka tinggali selamanya, di dalamnya terdapat sungai-sungai yang mengalir di bawah istana-istana mereka; mereka akan berhias di dalam surga dengan gelang-gelang emas dan memakai pakaian hijau dari sutra yang tipis dan tebal; mereka akan duduk di atas dipan-dipan dan bersandar bantal-bantal. Sungguh sebaik-baik balasan adalah surga dan kenikmatannya, dan surga adalah sebaik-baik tempat tinggal bagi mereka.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

30. "Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah dan beramal saleh, mereka benar-benar telah berbuat kebajikan, maka bagi mereka pahala yang besar, sebab Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang yang mengerjakan kebajikan, namun Kami akan memberikan pahala mereka secara sempurna, tidak akan berkurang sedikitpun."


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

Begitu banyak yang menyangka bahwa Allah mengatakan : “Sesungguhnya kami tidak menyia-nyiakan balasan untuk manusia” tapi Allah mengatakan : { إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا } “tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.” Karena yang mereka kerjakan adalah kebaikan, dan tidaklah balasan bagi untuk kebaikan adalah kebaikan pula?


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

30. Sesunggunya mereka yang beriman kepada Allah dan beramal shalih, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalannya dengan yang baik


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang baik perbuatannya


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

30. Kemudian Allah menyebut golongan yang kedua seraya berfirman, “SEsungguhnya mereka yang beriman dan beramal shalih,” maksudnya, mereka yang menggabungkan antara keimanan kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNYa, Hari Akhir dan takdir baik dan buruk dengan amal shalih, dari yang wajib mauoun yang mustahab, “tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan (nya) dengan baik,” amalan yang baik maksudnya apabila seorang hamba menginginkan dengan amalannya itu Wajah Allah dan mengikuti syariat Allah, maka amalan inilah yang tidak akan disia-siakan Allah dan (juga tidak) sedikit pun (tersia-siakan). Bahkan, Allah menjaganya untuk orang-orang yang mengamalkannya dan memberikan balasan yang sempurna dengan pahala sesuai dengan amalan mereka.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 30-31
Setelah Allah menyebutkan keadaan orang-orang yang celaka, Dia menyebutkan keadaan orang-orang yang berbahagia yang beriman kepa­da Allah dan membenarkan para rasul dalam apa yang mere­ka sampaikan, serta mengamalkan apa yang diperintahkan oleh mereka berupa amal shalih. Maka bagi mereka itu surga 'Adn. Kata Al-'Adn artinya adalah tempat tinggal (mengalir sungai-sungai di bawahnya) yaitu di bawah ruangan-ruangan dan tempat tinggal mereka. Fir'aun berkata: (dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku) (Surah Az-Zukhruf: 51)
(dalam surga itu mereka dihiasi) yaitu dari perhiasan (dengan gelang emas) Allah berfirman di ayat lain: (dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera) (Surah Al-Hajj: 23) Kemudian Allah merincikannya di sini: (dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal) “sundus” ialah kain sutera tipis dan lembut, seperti kain baju dan untuk kegunaan lainnya. Adapun “istabraq” adalah kain sutera tebal dan mengkilap warnanya.
Firman Allah: (sedangkan mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah) Dikatakan bahwa “Al-ittika’” adalah berbaring. Dikatakan juga bahwa maknannya adalah dan ini le­bih mendekati makna yang dimaksud di sini,
Diriwayatkan dari Qatadah tentang firmanNya (di atas dipan-dipan yang indah) yaitu kelambunya. Pendapat itu dikatakan oleh Ma'mar. Ulama’ lainnya berkata bahwa maknannya adalah dipan yang berkelambu.
Firman Allah: (Itulah pahala yang sebaik-baiknya dan tempat istirahat yang indah) yaitu nikmat surga sebagai balasan atas amal mereka adalah surga dan merupakan tempat istirahat yang indah yaitu sebaik-baik tempat tinggal, istirahat, dan rumah. Sebagaimana Allah berfirman tentang neraka: (Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek) Demikian juga perbedaan yang terjadi di surah Al-Furqan: (Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman (66)) (Surah Al-Furqan) Kemudian Allah SWT menyebutkan nasib orang-orang mukmin, Allah berfirman: (Mereka itulah orang yang dibalas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya (75) mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman (76)) (Surah Al-Furqan)


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Kahfi ayat 30: Kemudian Allah menyebutkan kelompok yang kedua.

Kepada rukun iman yang enam.

Yang wajib maupun yang sunat.

Yakni orang yang mengerjakannya karena mencari keridhaan Allah dan sesuai sunnah Rasul-Nya. Amal orang yang seperti ini tidak akan disia-siakan Allah, bahkan Allah akan menjaganya dan akan membalasnya dengan penuh sesuai amal mereka, sesuai karunia Allah dan ihsan-Nya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Kahfi Ayat 30

Sesungguhnya mereka yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan membuktikan keimanannya dengan mengerjakan kebajikan sesuai tuntunan kami. Kepada mereka kami memberikan pahala yang besar. Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang mengerjakan perbuatan yang baik itu. Mereka itulah orang-orang yang tinggi kedudukannya yang memperoleh surga 'adn, yang mengalir di antara pepohonan yang tumbuh di bawahnya sungai-sungai; di dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang yang terbuat dari emas dan mereka memakai pakaian berwarna hijau yang terbuat dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka di dalam menikmati keindahan itu duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang diberi bantal dan tirai yang indah. Itulah sebaik-baik pahala dan tempat istirahat yang indah yang memberikan manfaat dan kebahagiaan yang sebesar-besarnya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikianlah variasi penjelasan dari berbagai ulama tafsir terhadap makna dan arti surat Al-Kahfi ayat 30 (arab-latin dan artinya), moga-moga memberi kebaikan untuk ummat. Support syi'ar kami dengan mencantumkan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Halaman Terbanyak Dibaca

Nikmati banyak topik yang terbanyak dibaca, seperti surat/ayat: An-Nur 2, Asy-Syams, Az-Zalzalah, Al-Mujadalah 11, Al-Isra 23, Ali Imran. Termasuk Al-Baqarah 83, Al-Baqarah 286, Al-Hujurat 12, Al-Ma’idah 2, At-Takatsur, Yunus 40-41.

  1. An-Nur 2
  2. Asy-Syams
  3. Az-Zalzalah
  4. Al-Mujadalah 11
  5. Al-Isra 23
  6. Ali Imran
  7. Al-Baqarah 83
  8. Al-Baqarah 286
  9. Al-Hujurat 12
  10. Al-Ma’idah 2
  11. At-Takatsur
  12. Yunus 40-41

Pencarian: al fath ayat 10, surat al baqarah ayat 221 latin dan artinya, al-baqarah latin, al-hasyr ayat 7, download mp3 ayat lima belas

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.