Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-An’am Ayat 58

قُلْ لَوْ أَنَّ عِنْدِي مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِ لَقُضِيَ الْأَمْرُ بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۗ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالظَّالِمِينَ

Arab-Latin: Qul lau anna 'indī mā tasta'jilụna bihī laquḍiyal-amru bainī wa bainakum, wallāhu a'lamu biẓ-ẓālimīn

Terjemah Arti: Katakanlah: "Kalau sekiranya ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan, tentu telah diselesaikan Allah urusan yang ada antara aku dan kamu. Dan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Katakanlah (wahai rasul), “seandainya aku memiliki kemampuan menurunkan siksaan yang kalian minta disegerakan kedatangannya ,pastilah akan aku timpakan siksa itu pada kalian, sehingga selesailah urusan antara aku dan kalian.” Akan tetapi, urusan tersebut tergantung kepada Allah . Dia lebih mengetahui tentang orang-orang zhalim yang melakukan perbuatan-perbuatan melampaui batas hingga menyekutukan selain Allah denganNya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

58. Katakanlah -wahai Rasul- kepada mereka, “Seandainya aku berhak dan berwenang untuk menyegerakan azab yang kalian minta, pasti aku sudah menimpakannya kepada kalian. Dan ketika itulah akan diputuskan perkara yang terjadi di antara aku dan kalian." Dan Allah Maha Mengetahui perihal orang-orang yang zalim terkait berapa lama Dia akan memberi mereka tenggang waktu dan kapan Dia akan menjatuhkan hukuman kepada mereka.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

58. قُل لَّوْ أَنَّ عِندِى مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِۦ (Katakanlah: “Kalau sekiranya ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan)
Yakni seandainya apa yang kalian minta disegerakan itu berada dalam kekuasaan dan kemampuanku niscaya akan selesai urusan antara aku dan kalian ini.

لَقُضِىَ الْأَمْرُ بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ ۗ (tentu telah diselesaikan Allah urusan yang ada antara aku dan kamu)
Yakni kalaulah azab yang kalian minta untuk disegerakan itu berada ditanganku niscaya aku telah menurunkan azab itu kepada kalian, dan pada saat itu selesailah urusan diantara kita.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

58 Katakanlah kepada mereka: “Kalau sekiranya aku mempunyai kuasa untuk menurunkan azab yang kamu minta supaya disegerakan itu, maka aku akan menurunkan azab itu untuk kalian, tentu Allah telah memberi keputusan atas urusan yang ada antara aku dan kalian. Dan Allah Maha mengetahui tentang orang-orang yang zalim kepada diri mereka sendiri dengan berbuat kesyirikan.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Maksudnya tentu Allah telah menurunkan azab kepadamu hingga kamu binasa. Akan tetapi hal itu (menimpakan azab) adalah hak Allah yang Maha Penyantun lagi Maha Sabar (Al Haliim-Ash Shabuur) meskipun manusia berbuat kufur kepada-Nya, namun Dia tetap memberikan mereka rezki, mengulang-ulang peringatan agar mereka berhenti, dan Dia menginginkan kebaikan untuk mereka.

Dia mengetahui kapan mereka dihukum.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Katakanlah, wahai nabi Muhammad, seandainya ada padaku wewenang dan kekuasaan menyangkut apa, yakni azab, yang kamu minta agar disegerakan kedatangannya, tentu selesailah segala perkara antara aku dan kamu. Pasti aku akan mengabulkan permintaan kamu dengan segera menurunkan siksa karena itu memang juga menjadi keinginan setiap orang yang berkomitmen terhadap agamanya. Dan apalagi aku tidak mengetahui secara pasti siapa yang benar-benar zalim, hanya Allah-lah yang lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim. Pengetahuan Allah bukan hanya menyangkut siapa yang zalim seperti pada ayat sebelumnya, namun juga lebih dari itu. Dan kuncikunci semua yang gaib ada pada-Nya; tidak ada yang mengetahui secara detail dan jelas selain dia. Dia juga mengetahui segala apa yang ada di darat dan apa yang ada di laut. Bahkan, tidak ada sehelai daun pun yang gugur atau yang lebih dari itu yang tidak diketahui-Nya. Mungkin ada yang menduga pengetahuan Allah hanya menyangkut apa yang di permukaan bumi saja, itu salah, karena tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, baik yang telah, sedang, atau akan terwujud, melainkan diketahui-Nya dan tertulis dalam kitab yang nyata.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-An’am Ayat 59 Arab-Latin, Surat Al-An’am Ayat 60 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-An’am Ayat 61, Terjemahan Tafsir Surat Al-An’am Ayat 62, Isi Kandungan Surat Al-An’am Ayat 63, Makna Surat Al-An’am Ayat 64

Category: Surat Al-An'am

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!